Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk Juni, 2008

Keajaiban Jilbab

Aku dan Ncep sering ngobrol di kamar mandi, sembari mengambil air wudhu. Sering obrolan itu “nggak penting banget”. Namun kadang ada pula obrolan yang bisa “membangkitkan inspirasi”. Hehehe, salah satunya seperti kemaren.

Waktu kita sama-sama lepas jilbab buat ambil air sholat, tiba-tiba timbul pertanyaan seperti ini:

Kenapa ya:
1. Orang yang biasa berjilbab, ketika dia ga pake [...]

Untuk mentranslate bahasa

Jalan-jalan

Weekend kemaren, dua hari itu aku kelayapan ga jelas.
Hari Sabtu:
Ada acara arisan Dharma Wanita bertempat di rumah Kepala Biro. Berhubung masih anak baru, jadi aku belum “diwajibkan” ikut arisannya (Rp 50.000,- per bulan!). Karena ga tahu dimana rumah Bapak Kabiro, maka aku bersama 3 anak baru lainnya berangkat dari kantor, menumpang mobil seorang Kasubbag.
Ternyata jalannya [...]

Untuk mentranslate bahasa

Kemarin, waktu lewat di depan gedung Balai Pustaka, aku melihat sebuah spanduk terpasang memanjang di pagar, berbunyi:

Mari Jadikan Hardiknas sebagai Bagian dari Peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional

Awalnya hanya sekedar terpikir: ”Oh, kan sama-sama Mei ya? Jadi biar gampang, peringatannya dijadiin satu aja/dibarengin” (jadi inget ulang tahunku yang lebih sering dirayakan tanggal 30 karena ”ngikut” ultah [...]

Untuk mentranslate bahasa

Yorokobi

Bahagia. Kebahagiaan. Dari satu buku yang kubaca (lupa judulnya), “Kita tidak pernah bisa menyalahkan orang lain atas ketidakbahagiaan kita”. Sedang dari buku How to Choose (lupa pengarangnya), aku mendapat kalimat yang harus selalu kuingat:”Aku memilih untuk bahagia”. Ah, ternyata kebahagiaan itu pilihan.

#1
Beberapa hari lalu, sepulang kerja, badanku menderita enter wind. Habis mandi, eh badan kok [...]

Untuk mentranslate bahasa

Aku Menjauh (lagi) ?!

Akhir-akhir ini, jadi sering merasa “kosong”
Pada-Mu
Aku berdiri di atas padang berduri
Angin berhembus bawa anyir darahku
Tubuhku kelu, tapi hatiku lebih pedih
saat jarak ini terasa kian jauh
Diri-Mu megah pada arsy-Mu
dan aku yang hina tenggelam dalam lumpur
Lihatlah tanganku yang merangkak penuh luka
menggapai-Mu
(Ini padang tiada berbatas)
Lihatlah diriku tiada berupa…
menderita karena cinta
Rinduku memutih salju
memuncak pada-Mu.
Semoga diriku tak lagi terpuruk sejauh [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »