Diposkan dalam C'est Moi, Label aku, cerita, keluarga, kencan pada Juli 31, 2008 | 6 Komentar »
Lagi iri sama yang habis “kencan” nih…
Hari Selasa malam, tiba-tiba aku mendapat telepon.
Ibu’: Lagi ngapain?
Aku: Ga ngapa-ngapain. Kenapa Bu’? Tumben telpon malam-malam (udah mulai panik, takut ada yang penting)
Ibu’: Nggak. Ni lagi di jalan…
Aku: Di jalan? Malam-malam?
Ibu’: Iya, di rumah Pak Hari. Ayahmu ngambil rapel gaji 3 bulan. Blablabla…
(ket: awal tahun kemarin ada [...]
Untuk mentranslate bahasa
Yang penting pada seorang perempuan bukan tubuhnya, tapi hatinya, dan kemurnian adalah soal batin. Sebaliknya, kalau seorang perempuan tidak menyerahkan diri pada seorang lelaki, namun memandang lelaki itu dengan bernafsu, dia menjadi tidak murni dan tidak bersih, setidak-tidaknya selama perasaan itu berlangsung.
Aku ingin seperti Otsu. Aku ingin menjadi sepertinya. Begitu tegar dan yakin. Mempertaruhkan hidup [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam C'est Moi, Label Add new tag, puisi, renungan, sepi pada Juli 8, 2008 | 3 Komentar »
Ada yang lupa terucap
di kala kita dekat
Ada rindu yang menderu
kala kau dan aku tak lagi bertemu
Ada hati yang tersayat
wajah cinta yang memucat
Kekasihku satu
kini menjauh dariku
**Kutelan saja pedih perih ini sendiri… ah, siapakah diriku? tak penting, tak perlu dipeduli.**
Untuk mentranslate bahasa
Seorang Gadis, umurnya sekitar 13 atau 14 tahun, masih SMP, ditilik dari seragamnya yang mengharuskannya memakai jilbab setiap hari, maka bisa diduga dia bersekolah di SMP yang berbasis Islam. Tapi kelakuannya… masyaallah! Hampir setiap hari dia marah-marah. Bila marah, selain teriak-teriak ga jelas, dia juga gemar menggebrak-gebrak –entah apa yang digebrak, karena dalam kamar tertutup, [...]
Untuk mentranslate bahasa