Sebelum hiatus lama sepanjang lebaran, Nur ingin menyampaikan permohonan maaf kepada semua. Mungkin selama ini ada postingan yang menyinggung perasaan, kata-kata yang tak layak diucapkan.
Dengan kesungguhan hati, Nur minta maaf atas semua khilaf selama ini.
Bahasa bunga Hyacinth ( purple) = “maafkan aku”
Met lebaran.
Yang mau mudik, hati-hati di jalan… ^_^
(Nur sendiri 3 jam lagi [...]
Untuk mentranslate bahasa
Ada satu kalimat yang kubenci:
Aku percaya kamu bisa hidup tanpaku.
Wah, yang pasti kalimat itu tidak ditujukan padaku. Secara diriku ga pernah pacaran, jadi ya ga mungkin juga pernah diputus. (Hehehe, curang!).
Kalimat tersebut pertama kali kudengar di serial Long Vacation, waktu Minami menerima surat undangan pernikahan dari bekas tunangannya. Dan sejak itu aku [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam C'est Moi, Label aku, cerita, hiatus, prolog pada September 19, 2008 | 4 Komentar »
Cerita-cerita berikut, dengan warna huruf yang lebih tua daripada biasa, merupakan cerita-cerita yang kutulis selama hiatus kemarin. Mencoba menghilang dari blogosphere, ternyata aku malah terjangkit virus HIV (Hasrat Ingin Vosting). Karena sudah terlanjur berjanji untuk hiatus, jadi kusimpan dulu untuk sementara di word, dan baru kuposting sekarang.
Mungkin setelah ini, akan hiatus lagi… Gomen [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Budaya, C'est Moi, Sosial, Label aku, cerita, dulu, malang, pembangunan, perubahan, sekarang pada September 19, 2008 | 2 Komentar »
Malang kota indah sejuk nyaman
Bagai bunga di dalam taman
Slalu dikunjungi wisatawan
Sungguh menarik perhatian
Di sini aku dilahirkan dan aku dibesarkan di kota kesayangan
Di sini aku dilahirkan dan aku dibesarkan di kota kesayangan
(Jika ada yang ingin tahu nada lagu di atas, coba tanyakan kepada orang Malang yang anda kenal ^_^)
Lagu yang merupakan wujud [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam C'est Moi, Sosial, Label aku, cerita, kuliah, muka, PRJ, salah sangka pada September 19, 2008 | 6 Komentar »
Entah apa yang salah dengan mukaku.
Suatu hari di jaman SMA, aku pergi ke pasar besar Malang. Rencananya mau cari tas backpack. Ditanya ma penjualnya, “Cari tas buat anaknya ya Mbak?”. Aku tertegun: Aku bukan ibu-ibu!!
Suatu hari di kampus, aku ingin mengikuti suatu acara pelatihan penulisan. Sendirian aku pergi ke gedung B, tempat acara [...]
Untuk mentranslate bahasa