Hari ini, 19 tahun yang lalu. Kamu lahir setelah aku merengek-rengek ke ibuk, minta adhek, buat teman… karena rumah kita di dalam kompleks sekolah dasar itu jauh dari tetangga. Lalu kamu hadir, cucu laki-laki pertama dari garis keluarga Kediri. Kamu begitu disayang, begitu dibanggakan. Tak heran, karena kamu memang begitu manis, lucu, dan menggemaskan.
Aku ingat, [...]
Arsip untuk Agustus, 2009
Atashi no Ototo é
Diposkan dalam C'est Moi, Label adik, ulang tahun pada Agustus 30, 2009 | 3 Komentar »
Kaze-san è
Diposkan dalam C'est Moi, cerita, Label cinta lama, kenangan, sajak pada Agustus 27, 2009 | 3 Komentar »
Musim gugur tahun ini datang di dini hari
Dedaun menguning mengiring redup harap di hati
Menghembus dingin,
satu persatu luruh dalam sisa kabut
Kubur jejakmu dengan hitam daun
Menyisa lengang jalan, lengang diriku di ujung.
Masih juga seperti dulu, kasih, aku bertahan
Ikhlas melepas kenangan
Sesampai nyanyi sunyi, senada alunan sepi
Kuhapus luka dengan air mata. Sudah kering semua.
Kau tahu?!
Duka kan menguatkanku!
Pilar dari prasasti [...]
Himne untuk Para Sudra
Diposkan dalam C'est Moi, cerita, Label kesetaraan, penyemangat, perjuangan kelas, sajak pada Agustus 27, 2009 | 3 Komentar »
Berdiri tegak
Meski koyak
Dirimu dengan tubuh rapuhmu
Bukan bangsawan
Bukan biarawan
Hanya sudra yang bercita jadi raja
Maka tempa tubuhmu!
Asah otakmu!
Jaga nyala semangatmu!
Karena Arok sang petani juga bisa menguasai Singhasari.
Kepada (Para) Lelaki
Diposkan dalam Budaya, C'est Moi, cerita, Label gender, laki-laki, perempuan, toleransi pada Agustus 21, 2009 | 5 Komentar »
Sewaktu SMA dulu, aku pernah menasihati adikku, “Ziz, kalo kamu nanti udah gede, kalo misalnya lagi di mikrolet atau bus kamu liat ada perempuan atau ibu-ibu yang berdiri dan ga kebagian tempat duduk, kamu kasih tempat dudukmu ya…” Adikku yang masih SD itu cuma ngangguk-anggguk dan bilang, “Iya, mbak”.
Entah kenapa, aku tiba-tiba ingin menasihatinya seperti [...]
Ngluyur: Nggolek Mala
Diposkan dalam C'est Moi, cerita, Label copet, Jatinegara, KRL, pasar burung pada Agustus 18, 2009 | 2 Komentar »
Setelah mengalami ngluyur yang sukses, ngluyur yang sial, ngluyur yang biasa-biasa aja, hingga ngluyur yang sangat menyenangkan, kali ini ngluyurku benar-benar nggolek mala alias “nyari penyakit”.
Sabtu, 15 Agustus 2009, karena ada suatu kepentingan bertemu dengan seseorang, aku pergi ke daerah Jatinegara. Dari kos naik mikrolet 37, turun Senen, oper 01A. Berangkat saja sudah deg-degan. Itu [...]