Ikigami

Hari minggu lalu, saat iseng mindah-mindah channel, ga sengaja tertambat di B-channel. Tumben-tumbenan, B-channel muter film. Film Jepang lagi! Ternyata film yang diputar adalah Ikigami. Tapi sayangnya udah nyampe part 2. :(

Mengenai Ikigami ini, dulu aku pernah membaca versi manganya, walau cuma sampai jilid 3. Ceritanya adalah tentang adanya Undang-undang Pemeliharaan Kemakmuran Negara. Menurut undang-undang ini (kalau ga salah inget, soalnya bacanya sudah lama banget dan kemaren nonton juga ujug-ujug part 2, ga tau latar belakangnya), untuk menjaga kemakmuran negara, maka generasi muda harus dididik agar memanfaatkan masa mudanya dengan mengembangkan potensinya sebaik mungkin. Caranya? Dengan ditakut-takuti. Dan cara mengancam paling jitu adalah dengan kematian. Di “negara” ini, setiap anak yang baru masuk sekolah dasar, wajib divaksinasi. Dari 1000 suntikan, akan ada satu yang diisi dengan kapsul nano. Kapsul ini akan meledakkan jantung inangnya pada usia 18-24 tahun. Nomor suntikan yang berisi kapsul, termasuk data siapa anak yang telah mendapat suntikan tersebut, menjadi rahasia yang dijaga ketat oleh negara. Negara akan memantau terus perkembangan si anak. Sesuai dengan data dan perhitungan, ketika dekat dengan waktu kematian, negara akan mengeluarkan Surat Kematian (ikigami=death notice). 1×24 jam sebelum kematiannya tiba, seorang petugas negara akan menyampaikan surat tersebut ke pemiliknya.

Jadi, intinya, apa yang akan kau perbuat saat kau tahu kau akan mati 1×24 jam lagi?!

Lanjut membaca

Ova 2 Rurouni Kenshin: Seisouhen

Akhirnya!!! Setelah penantian 8 tahun, kesampaian juga nonton OVA 2 Rurouni Kenshin: Reflection. Pada beberapa orang aku menyebutkan, rasa cintaku pertama kali ke dunia perjepangan adalah dimulai dengan jatuh cintanya aku pada anime Rurouni Kenshin (Samurai X). Aku telah menonton OVA 1, menonton animenya, membaca habis manga-nya, sedang OVA ini adalah ending dari semua petualangan Kenshin, baik di anime maupun manga. Maka seperti lagi makan semangkok bakso Malang, OVA 2 adalah suapan terakhir dari seluruh hidangan bakso Malang yang amat kugemari. Tidak bisa tidak, aku benar-benar harus menontonnya!


Lanjut membaca

Monkey Majik

Kemarin, aku dikirimi 2 lagu oleh temen lamaku. Yang pertama judulnya “fly” dengan nada yang ceria. Lagu berikutnya “together” yang lebih kalem dan dewasa.

Awalnya kupikir itu lagu band indie atau apa, lha wong liriknya semua pake bahasa Inggris dengan lafal yang bagus. Eh, tapi kok di tengah-tengah nyelip kata-kata bahasa Jepang, dengan lafal yang tak tercela pula?! Wah, ni vokalis lancar dua bahasa tersebut donk. Siapakah dia gerangan?!
Lanjut membaca

My Will

Quietly awakening…
I always, always wish
that these fleeting thoughts
would reach you…

Unable to move forward across “just a little more” distance
The way I see before me is always blocked
Every time the days I want to see you but can’t pile up,
My strong heartbeat turns into heartbreak.

If there is such a thing as “eternity,”
I want to believe, even if I have to take the long way.
Although I know that I’ve been hurt before because I’m clumsy
I won’t stop; I won’t give in to anyone.

I think of you
and that alone is enough
to make the tears start to flow now
I always, always wish
that these fleeting thoughts
would reach you…

I’ve known all too well about pretending to be strong.
But since then, my doubts have vanished.

There’s definitely things I want to show you
And so many words I want to hear
I want to see all sides of you, when you laugh and cry
So I’ll stop waiting
and seize my “chance.”

I think of you,
and I feel like that alone is enough
to make my heart grow stronger.
I always, always wish
that these fleeting thoughts
would reach you…

I think of you
and that alone is enough
to make the tears start to flow now
My distant voice can’t reach you now, but so that someday
it definitely will…
Believe. la la la la la la…
Believe. la la la la la la…
Believe. la la la la la la…

(ost Inuyasha, otto-san e utaimasu)
Lanjut membaca

Ada Bunkasai di STAN

Aku dengar kabar itu dari forum komunitas penggemar Laruku (yang kuikuti tanpa pernah aktif di dalamnya). Harinya jatuh di hari Minggu, tanggal 31 Januari 2010 kemarin. Karena belum pernah ke bunkasai (festival Jepang) sebelumnya, dan kebetulan ada beberapa hal yang harus diurus di Bintaro, maka aku nekat pergi sendirian dengan membolos tahsin (astaghfirullah, maafkan aku ya Allah, sudah menuruti nafsuku)
Lanjut membaca