Kontra “Menabung Yuk!!”:Consumption vs Saving

Awalnya aku berniat meneruskan tulisan lamaku tentang keuangan bertajuk “Menabung Yuk!!” itu. Namun ternyata di tengah perjalanan aku mendapatkan pemikiran yang kontra terhadap pernyataanku terdahulu. Kontra dari menabung.

Berawal dari permintaan Ibu’ku;

1. Kalo udah punya duit, belilah baju baru! (padahal aku paling susah beli baju buat diriku sendiri);
2. Belilah HP baru, trus HP yang lama kasihin Adikmu.

Aku bertanya-tanya, “Ni kenapa malah Ibu’ku yang memintaku konsumtif begini?!”

Lalu pas awal-awal masuk kantor, suatu saat aku keceplosan tentang keadaan kosanku yang tidak tersedia televisi kepada Mas-Mas seruangan. Sebut saja namanya Andi. Trus Mas Andi bilang dengan entengnya, “Ah, gampang, ntar kalo sudah punya gaji, kan bisa beli sendiri. Mula-mula beli kipas angin, trus radio, TV…” Aku saat itu cuma ngedumel, ngapain boros banget beli sesuatu yang tidak perlu seperti itu?!

Aku masih bersikukuh, setiap orang wajib menabung. Tabungan itu jaminan hidup tenang di dunia. (prinsip aneh ya?!)

Maka beberapa hari lalu, seluruh prinsipku dijungkirbalikkan oleh Mbak-mbak seruangan. Sebut saja namanya Mbak Rosa.Tiada angin, tiada hujan, Mbak Rosa tiba-tiba nyeletuk:
“Nur, Ncep (temen seruanganku), nanti kalau udah punya gaji, belilah sepeda motor. Orang itu harus punya barang-barang lengkap. Coba liat si Andi. Dulu dia juga kunasehati gitu. Sekarang Andi dah punya TV, radio, DVD player, sepeda motor… Enak kan?! Tar bisa ”dibawa” kalo dah nikah” (ket: Mas Andi masih lajang,red) Sementara Mas Andi yang dijadikan bahan omongan stay cool dengan cueknya.

Hmm, jangankan mengendarai motor, di sini menyeberang jalan saja aku takut…

Tapi bukan itu sih, yang kupikirkan. Ide ”membawa” sesuatu sebagai modal setelah menikah itu menarikku. Iya juga. Menurutku, cowok wajib gitu deh. Istilahnya ”nggolek isèn-isèn”, memenuhi rumah dengan perabot yang diperlukan. Malah kalau perlu, bagus juga kalau masih lajang tapi sudah punya rumah sendiri. Hohoho.

Sedang bagiku, membeli baju itu perlu (atau wajib?). Karena bagi cewek: penampilan itu wajib diperhatikan! (waduh, ga aku banget nih) Jadi inget satu chicklit yang kubaca dulu: bagi cewek, penampilan itu modal. (haduhaduh, bukan Nur banget sih) Kalo beli HP baru? Perlu juga sih, kan nanti ada radio, player musik, dll. Jadi aku ga kesepian lagi di kosan.

Tapi terkait ”isèn-isèn”; kalau laki-laki beli perabot macam TV, motor, dll, trus cewek harusnya bawa apa? Panci, kompor, dan alat-alat dapur?? Hehehe…

Tapi sebenarnya, membeli barang-barang ini juga termasuk investasi kan?! Syaratnya, belilah barang-barang yang bisa dijual lagi dengan mudah saat keadaan terdesak (masih berdasarkan saran Mbak Rosa).

Ah, kok bingung mau konsumsi apa saving sekarang sih? Orang buat memenuhi standar hidup layak aja, honor yang ada pas-pasan banget…;p

Tapi tetaplah bersyukur, honor kita masih jauh di atas honor para guru honorer! (hiks, sebagai putri dari pasangan guru, aku ikut prihatin dengan nasib mereka T-T)

Iklan

4 thoughts on “Kontra “Menabung Yuk!!”:Consumption vs Saving

  1. Nur tita kan ga bisa liat uang ngganggur, pinginnya belanjaaaaaa melulu.jajan…jajan…jajan!! So tita ga punya tabungan sekarang. Semua duit udah ludes, tita belanjain logam mulia di Antam. U know what, tita ga pernah merasa suka pake2 perhiasan, tapi lihat logam itu dalam bentuk kotak kecil2, ternyata cute…suka deh ngeliatnya. udah fitrahnya kek gitu ya kali.manusia suka yang indah – indah, dan emas diciptakan dengan fitrah indah.
    ayuk mending di belanjain emas ajah!!

    => Iya Ta, invest di emas. Tapi… aku juga pengin invest di yang lain nih. Masih lirik2 siy…
    Kalo dibiarin di tabungan, jadi cenderung belanja coz berasa punya duit
    😦

  2. Ping-balik: Orang Hebat « C’est Moi!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s