“Dimas dan Raka”, Monas, dan 5 cm

Kemarin, setelah sekian lama, akhirnya aku nonton sinetron lagi! 😀

Sinetron terakhir yang kutonton dengan ikhlas seingatku adalah Kiamat Sudah Dekat. Setelah itu, paling hanya nonton FTV atau sinetron-sinetron yang terpaksa kutonton karena satu-satunya televisi di kos atau di rumah sedang diset untuk menayangkan sinetron. Jadi kangen dengan sinetron-sinetron “bermutu” era 90-an seperti Karmila. ^_^

Sinetron yang kutonton itu judulnya: Dimas dan Raka. Ceritanya sih tentang dua orang cowok kakak beradik anak orang kaya yang melakukan perjalanan (entah kemana karena baru nonton 1 episode jadi ga tau) pake moge. Dalam perjalanan itu, mereka menemui banyak hal dan kejadian yang bisa diambil hikmah dan (mungkin) mendewasakan mereka. Sang kakak, Raka, digambarkan sebagai orang yang cool, kalem, dan bijaksana. Sedangkan adiknya, Dimas, terlihat sebagai anak manja dengan emosi labil dan mudah meledak-ledak.

Melihat mereka berdua, lepas dari wajah cakep mereka (hehehe), mengingatkanku pada kejadian sekitar 3 tahun lalu. Waktu itu aku, Mbak kosan, dan teman kosku pergi ke Monas. Ini adalah kali pertama aku ke Monas. Udara panas, mentari terik, dan antrian 2 jam lebih untuk bisa naik ke puncak. Beruntung, jarak beberapa meter di depan kami ada dua orang cowok yang terlihat begitu mencolok (lumayan buat cuci mata). Kami menduga mereka kakak beradik (ternyata dugaan kami terbukti benar karena pas ketemu di cawan, si adik yang kepisah dengan panik manggil-manggil: Kakak?! Kakak?! Aih, lucunya…:D). Sang kakak memakai baju biru, dan “all in blue” dari atas sampai bawah: topi, kaos, celana, sepatu kets. Sedang adiknya memakai “all in red”, kecuali blue jeans yang dia pakai. Dan semua yang mereka kenakan, kami menyimpulkan, adalah barang-barang bermerk yang asli punya.

Dari penampilan mereka, aku merasa tidak selayaknya mereka berada di sana mengantri berjam-jam. Lebih normal melihat orang-orang seperti ini nongkrong di Hard Rock. Kemana sih bodyguardnya hingga majikan mereka dibiarkan kelayapan di sana? Hehehe. Tapi aku kagum. Anak orang kaya, mau ngantri berjam-jam dengan tertib. Buat naik ke Monas pula. Bukankah masih banyak tempat lain yang lebih baik dan lebih menarik dari Monas? Ke Dufan misalnya?

Dalam beberapa kesempatan, kadang kedua kakak beradik itu terlihat menulis sesuatu di notes atau berdiskusi tentang sesuatu hal. Aku jadi teringat satu buku yang termasuk jajaran buku-laris-pinjam di persewaan buku tempatku bekerja dulu. Judulnya 5 cm. Ceritanya sih (maaf agak-agak lupa) tentang persahabatan sekelompok anak muda dengan keunikan masing-masing. Mereka sering berdiskusi tentang banyak hal, dari musik hingga politik. Suatu hari, tercetus ide untuk melakukan perjalanan ke Malang, mendaki puncak Mahameru. Yang unik, untuk mencapai kota Malang, mereka berangkat dari Jakarta dengan naik kereta ekonomi MATARMAJA. Matarmaja, seperti yang pernah kusinggung di sini, adalah kendaraan favoritku selama kuliah. Hehehe. Keadaannya… yah, namanya juga KA ekonomi jarak jauh, penuh dengan cerita. Mulai dari penjambretan, pemalakan, perebutan bangku tempat duduk, bau pesing di pagi hari, dsb. Di buku sih tidak disinggung tentang hal itu. Tapi yang unik adalah keputusan para anak-orang-kaya itu untuk bersusah payah “mencobai” bagaimana rasanya jadi orang pas-pasan. Sayang, aku lupa kapan buku itu ditulis, karena kalo ga salah rute Matar yang dijelaskan di sana beda dengan rute yang biasa kulalui.

Nah, jadi inti tulisan ini apa ya? Yah, sekedar curhat aja sih… (jadi kaya salah satu iklan di tipi: pikiran wanita mudah berpindah dari satu hal ke hal lain) ^_^

Iklan

16 thoughts on ““Dimas dan Raka”, Monas, dan 5 cm

  1. Jarang ogut nonton sinetron..

    Ati2 Nur..
    Ramadhan cuman 30an hari..

    Mending nonton ogut !!!kekekek..
    maksudnya ogut gi ngaji getochhh..

    => hehehe, iya Mas. Kronologisnya sih begini:
    ~ Sholat tarawih: selesai pukul 20.30
    ~ Ngaso2, ngangetin makanan buat sahur biar ga basi, dll: sampai pukul 21.00
    ~ Ngaji : setengah jam saja
    Setelah itu baru nonton. Hehehe, nakal ya… nontonnya setengah jam terakhir, trus tidur. ^_^

  2. iihhhh..nur masi inget detil yg dipake kakak beradik ganteng itu hahaha
    tp emg y, wkt itu qt kok y ktemuan terusss 😛

    => hehehe, habisnya mereka unik banget sih Mbak… meski bukan seleraku (halah) tapi aku saluuut banget! ^_^

  3. kapan emg ditaygin yg season
    2??
    waduh,kira2 global tv mau
    nyiarin ulg gk ya yg season1
    soalny baru nont di tgah jln,
    gk taunya suka bgt ma tuh
    film. huhu,jd nyesel waktu
    itu gk nont dari awal. T_T

    => Wah, penggemar berat rupanya. Sayangnya aku ga tau kalo masalah bakal ada season II pa ga. ^_^

  4. saya senang sama sinetron kiamat sudah dekat karena sinetronya sangat bagus karena sinetron itu mengikatkan kita kepada Allah SWT.

    => Kiamat sudah dekat emang bagus banget. Cuma kadang kita menginginkan variasi. ^_^

  5. klo global tv mo nayangin ulg sinetron Dimas dan Raka thn skarang ini, soalny q suka ma sinetron tu!!!….

    Global TV plisss….deh tayangin lg q suka bgd ma sinetron itu OK!!!!!…………….

    => Bagaimana Global tv? MNC?

  6. Emang Dimas dan Raka da season 2ny Y? Klo emang da tayangi skarang jg deh. . .q dah g sbr nieh . . . .

    => Waduh, nur juga ga tau… Ditunggu aja Ramadhan ini… ^-^v

  7. serius ramadhan Dimas dan Raka da lg?
    klo g da gpp sih tp klo da yg mo ngirimin youtube Dimas dan Raka silakan biar q bs nonton d youtube ja!……..

    => Hehehe, cuma nebak siy… ^-^v

  8. kykny tebakanny kak Nur btl deh soalny wkt diklan aku liat ada gambarny dimas dan raka doain y kak Nur biar tebakanny btl!…………

    => Amiinn… ^-^

  9. kak Nur jg doain ya…….beberapa hari lg 17 an trus pwasa deh………..

    => Iya dhek…semoga puasa kita bermakna dan membawa perubahan pd diri kita =)

  10. kak Nur kak Nur Dimas dan Raka ada lg y?dmn?pliss ksh tau donk q pengen bgt nih nonton pliss ksh tauuuu yyyy…………..

    => Pernah liat iklannya (kalo ga salah, cuma sekali sih), dia bakalan tayang tiap hari jam 11 siang. Kalo liat jam tayangnya, kayanya itu siaran ulang. Dan sayangnya, nur lupa itu stasiun tv mana. Maaf ya… 😦

  11. KAK NUR MAKASIH BANYAK YA KAKAK UDAH KASIH TAU BELLA SEKARANG BELLA BISA NONTON DIMAS DAN RAKA LAGI MAKASIH YANG SEBANYAK-BANYAKNYA YA KAK!!!!!!!!!

    => Iya dhek… sama2 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s