Nodame Cantabile… Bravo!!!

Akhirnya…setelah menunggu bertahun-tahun (maksudnya 2 tahun lebih dikit :P) kesampaian juga nonton great dorama ini! [nangis darah]

Ceritanya sangaat komik!

Shinichi Chiaki (Chiaki-sama, Chiaki-sempai) adalah seorang pemuda tampan, cool, berbakat (pinter main violin dan piano), tajir, dan berasal dari keluarga musisi, mempunyai impian untuk menjadi seorang konduktor. Namun karena berbagai kendala, keinginannya itu belum juga terwujud. Hingga akhirnya dia bertemu dengan Noda Megumi (Nodame-chan, Megumi-chan) –seorang gadis aneh, berantakan, jorok, suka makan, namun punya bakat alami yang hebat dalam bermain piano- yang ternyata merupakan tetangga sebelah apartemennya. Dengan bantuan (ga langsung) dari Nodame, Chiaki berhasil menjadi konduktor untuk S-Oke, orkestra yang terdiri dari para-siswa-yang-kelihatannya-ga-berbakat buatan Stresseman (konduktor kondang yang tiba-tiba datang dan menjadi dosen di sekolah musik mereka). Penampilan memukau Chiaki di konser pertama itulah yang membuat namanya mulai melejit sebagai calon konduktor hebat di masa depan, membawanya bertemu dengan para pemain-pemain musik berbakat lainnya, sehingga dapat membentuk orkenstra baru yang lebih bagus yang dinamai R*S Oke (Rising Star Orchestra).

Lho, katanya judulnya Nodame Cantabile?! Kok isinya tentang Chiaki?! Hehehe, iya, kelihatannya begitu. Sementara karier Chiaki mulai naik dan hubungan mereka naik turun “dengan indahnya”, Chiaki masih harus susah payah mengubah mind set Nodame agar mau menjadi pemain musik profesional. Nodame ini memang punya trauma masa kecil sehingga meski dia punya bakat yang luar biasa, keinginannya belajar piano ternyata “hanya” bertujuan untuk menjadi seorang guru TK. Bisakah Chiaki merubah Nodame? Bagaimanakah akhir hubungan mereka?
Nodame-Cantabile-banner

Kalo baca sinopsis yang kubuat, kayanya ceritanya biasa aja ya? Huhuhu, padahal enggak…

Yang lucu:
Diangkat dari komik berjudul sama, dorama ini juga pake efek-efek komik. Hampir di setiap episode ada adegan Nodame dilempar atau dipukul oleh Chiaki (bahkan sewaktu mereka sudah “resmi” jadian!). Kasar banget?! Nggak sama sekali! Karena beneran lucu dan ga lebay kaya Meteor Garden versi Indonesia. 😀

Yang keren:
Meski ceritanya biasa dan khas serial cantik, kekuatan dorama ini adalah pada pemainnya.

  • Chiaki sama (Tamaki Hiroshi) benar-benar keren!!! Huhuhu, cakepnya…Dan meski cakep begitu, dia ga jaim dalam membuat ekspresi-ekspresi konyol seperti ini:

1181237751

Atau ini:
nodame0401LG

Padahal aslinya:
nd105
Belum pernah liat dorama dia yang lain, tapi kayanya emang ga terlalu terkenal. Jadi aku menduga, dorama inilah karya terbaiknya.

  • Nodame chan (Ueno Juri) maniiss banget!! Paling cute waktu di final kompetisi piano, dia pake baju a la putri trus rambutnya dikuncir dua.

nd106

  • Para pemain di dorama ini -kalo pake bahasa Chiaki ke Nodame pas belajar piano-: “tidak ada nada yang tak bermakna”. Mine-kun (Eita) yang paling setia kawan, Masumi-chan (Koide Keisuke) yang tergila-gila ke Chiaki, Kiyora (Mizukawa Asami) yang cool, para anggota Oke… Bahkan Pak Sakura Manabu (Oikawa Mitsuhiro) yang amat lebay dan dulu kubenci karena jadi lawan antagonis Takenouchi Yutaka di dorama jadul With Love, bisa-bisanya membuatku terharu ketika menjelaskan tindakannya terkait konsep “deai” (epsd 11) Y-Y

Yang bikin nangis:
Karena ini film komedi romantis, aku cuma nangis di episode 11, ketika Chiaki berjalan cepat ke arah Nodame, trus memeluknya tiba-tiba dari belakang. Setelah perjuangan sepanjang 11 episode, it’s just soo sweeet!!

Yang aneh:

  • Dorama ini tidak mengandung adegan paling “sakral” di dorama: adegan lari! Memang sih, ada adegan Nodame lari dikejar Eto-sensei. Tapi di sepanjang episode, tak pernah Chiaki-sama lari trus bikin penonton nangis-nangis bombay karena terharu. Pas menyusul ke Kyushu, dia dengan entengnya mencegat taksi, bahkan milih naik shinkansen alih-alih naik pesawat. [Yah, gapapa lah, mas. Ga perlu lari-lari kok, untuk membuat penonton larut pada emosimu. Nur lebih suka liat ekspresimu waktu di atas panggung dan memimpin orkestra. ^-^]
  • Aku merasa DE-JAVU! Padahal aku yakin banget belum pernah baca komiknya. Tapi adegan bagaimana Nodame-chan “memantulkan” jarinya di atas piano, bagaimana Sakura memakan makanan yang sudah jatuh, dan juga nama Stresseman, terasa ga asing bagiku. Ada yang bisa menerangkan kenapa?! [mulai hilang ingatan]

Nihonggo o narau:

  • Paling suka mendengar Chiaki menyebut dirinya “Ore-sama”. Hmmm…sangat percaya diri. Tipe orang yang mengetahui posisi dirinya yang tinggi, berbakat, tajir… :mrgreen:
  • Hentai ternyata bisa diartikan sebagai “freak”?! Kirain artinya cuma “itu”. Hehehe…

After taste:
JADI SUKA MUSIK KLASIK!
Walau udah dari dulu suka musik instrumental yang tergabung dalam Spa Sound atau 12 Girls [mbak Hen..pinjem CD-nya donk…mau ngopy! Nyari donlodan maupun CD asli beneran susah nih 😦], kini aku jadi makin suka musik klasik. Jadi inget, pertama kali tersentuh dengan musik klasik pas jaman SMA, ada 1 episode Meitentei Conan yang menampilkan Moonlight Sonata. Kemudian mendengarkan lagi sonata itu dimainkan oleh seorang kakak kelas dengan piano setengah rusak di ruang serba guna. Dan di Nodame, ketemu dengan Symphony no. 7. Makin cinta deh sama Beethoven.

Ternyata, cara mudah untuk menikmati musik klasik, buat orang yang ga ngerti musik kaya aku, adalah dengan mengetahui latar belakang musiknya. Cari tahu riwayat penciptanya, kondisinya saat menciptakan, tujuan pembuatan, dll. Baru deh, kita bisa menerjemahkan maksudnya dengan benar. ^-^v

Oh, mbak Ndunk… aku sungguh ingin menonton SP-nya. Sudilah kiranya dirimu meminjamkannya padaku… Hiks… Hiks..

[Nur yang masih tergila-gila dengan Chiaki-sama]

NB: semua photo diambil dari http://www.photobucket.com

Iklan

13 thoughts on “Nodame Cantabile… Bravo!!!

  1. hwahaha! akhirnya ada yang kena jerat perangkap musik klasik setelah nonton nodame ini setelah si panpan. wkwkwkkwkwkkw

    ayo, mbak. gemari musik klasik!

    v(^_^)

    kek aku dong, suka ama nodame karena suka musik klasiknya.

    => iya…suka Nodame karena suka musik klasiknya. kan dah kubilang, aku emang udah suka musik instrumental dari dulu… 🙂

  2. pan aku dah pernah nyeritain tentang nodame ini, mbak.

    iya tuh, sonata no. 7 ciamik! tapi kalo aku lebih suka ama mozart’s concerto for oboe and orchestra in c-major.

    eh, mbak. punya dvd-nya, yak? pinjem, dong.

    => Jaman PKL dulu?! Kamu cerita tapi kan ngiming2-i thok! 😛

    Hehehe, Mozart?! Suka yang bernuansa “pink”, ya?! Kqkqkq

    Aku juga cuma minjem kok, Ris…

  3. saya pernah baca resensinya ini film di majalah Animonster, tapi knp saya lebih penasaran ma film Departures ya?

    => Lah… aku malah belom pernah denger… Bentar ah, ngintip jdorama.com dulu… 😀

  4. huaaa..nodamee, selama nonton film ini aku gak pernah berenti ketawa mba nuur, minimal nyengir deh, meskipun adegan romantis yg di eps 11 itu pun (yg dipeluk dari belakang) udah haru biru, tapi haru biru nya cepet2 jadi ngakak lagi pas muka chiaki-sempai ‘ngelawak’ gitu.. hahaha..

    ulah stresseman nya juga gak kalah konyol ,hehe..

    btw iya tu, Departures bagus kayaknya, cuma lebih serius kali ya ceritanyaa..

    => Hahaha, iya. Nur juga nangisnya cuma bentar. 😀 Semakin ke belakang, Chiaki-sama emang semakin konyol. Tapi kenapa ya, Nur ga terlalu suka ma Stresseman… 😛

  5. tentang alih profesi jadi yang berhadapan dengan maut itu yang saya suka, jadi inget six feet under

    => Semakin ga tahu aku wis… Apa pula “Six Feet Under” itu?! *puyeng*

    Eh, udah nyari2 ke Wiki, ternyata Departures tu movie ya?! Bener kata Mari-chan, ceritanya berat. Tapi nur jadi penasaran. Nyari DVD-nya ah…

  6. hush hush…nur g boleh ikut2an suka m chiaki..tar saingan hahaha

    si chiaki ini jg maen di dorama apaaa gitu lupa judulnya
    jadi fotografer yg sakit kulit jadi g pede-an 😀

    tapi klo km udah kadung suka m karakter di nodame, yg dorama atu lg bakalan kurang cocok

    => Ga mau! Kan Chiaki-sempai milik bersama… (lah?!)

    Nah, itu… makanya kubilang “sepertinya ini karya terbaiknya”. Kalo liat dorama dia yang lain, kayaè aku bakalan kecewa deh…

  7. paling oke tuh waktu scene ‘Blue rhapsodhy”
    mine-chan super cool hooo!!

    => Waaahh, Tita suka Mine-kun, ya?!

    Aku liat fotonya di jdorama.com. Asli manis ternyata. Dengan rambut item dan muka baby face kaya gitu, dia kliatan imuuuttt banget! ^-^

    Tapi tetep, cintaku pada Chiaki-sama… 😆

  8. Wah sm2 penggemar chiaki,, Bravo bukan cuma buat pertunjukan musik ternyata,, dorama ini juga bravo banget yah,,=P
    chiaki main juga di dorama yang judulnya “waterboyz”, film itu jg dapet banyak penghargaan, tapi tamaki Hiroshi kyaknya bukan pemeran utamanya…n_nv

    => Hehehe…iya. tottemo sukiiii!!! >o<

    Waterboys ya? lom pernah nonton… 😦

  9. Ping-balik: Request | Hikari no Monogatari

  10. Ping-balik: Long Vacation | Hikari no Monogatari

  11. Ping-balik: Bahasa Gaul yang Merubah Imej | Hikari no Monogatari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s