Kaze-san è

Musim gugur tahun ini datang di dini hari
Dedaun menguning mengiring redup harap di hati
Menghembus dingin,
satu persatu luruh dalam sisa kabut
Kubur jejakmu dengan hitam daun
Menyisa lengang jalan, lengang diriku di ujung.

Masih juga seperti dulu, kasih, aku bertahan
Ikhlas melepas kenangan
Sesampai nyanyi sunyi, senada alunan sepi
Kuhapus luka dengan air mata. Sudah kering semua.
Kau tahu?!
Duka kan menguatkanku!
Pilar dari prasasti kemenangan bernama kedewasaan.

Hingga tiba hari ketika kusongsong musim semi.

Iklan

3 thoughts on “Kaze-san è

  1. terjemahan dari lirik lagu apaan nih?

    => Hahaha..*ngakak guling2*

    Sebenarnya mana yang lebih menyedihkan ya?! Dibilangin “kamu ga cocok nulis puisi” atau disangka sajaknya merupakan terjemahan lagu?!

    Yah, sayangnya ini beneran sajakku sendiri, Wis. Maaf kalo buruk sekali. 😛

  2. Bukan, masalahnya ada kata “Musim Gugur”, emang orang Indonesia pernah merasakan po yg namanya musim gugur?

    => Apakah orang indonesia tidak boleh menceritakan kehidupan luar negeri? bahkan karl may bisa bercerita tanpa pernah sekalipun menjejakkan kaki di Amerika.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s