Boku no Imoto

Pernah liat orang ini?!

Kalo saya, pertama kali liat orang itu sebagai ini:

Kamen Rider Kuuga

Yang kemudian dia muncul secara mengejutkan sebagai ninja tampan di film yang sudah beberapa kali diputar di teve: Shinobi

Di dorama “Boku No Imoto” (Adik Perempuanku), mas cakep bernama Joe Odagiri ini berperan sebagai seorang dokter spesialis paru-paru: pintar, karier cemerlang, tapi agak-agak “lembek”. Liat aja rambutnya:

Berlainan dengan peran-perannya yang selalu jadi “laki-laki”, di sini Joe Odagiri harus berperan sebagai pria lembut. Ingat Nicholas Saputra waktu maen Gie?! Jalannya kan jadi aneh gitu. Nah, si Odagiri ini juga jadi aneh gerak-geriknya. Bahkan larinya kaya orang letoy (ga tau gimana kata yang tepat untuk menggambarkannya). Intinya sih untuk mempertegas image bahwa meski pak dokter ini luar biasa kemampuan otaknya, tapi jangan kau suruh dia lari sprint 100 meter deh! :p

Nah, yang jadi adiknya adalah mbak cantik Nagasawa Masami yang maen di Proposal Daisakusen. Huu… aku benar-benar tersepona dengan kecantikannya… >__<

Sejujurnya, menurutku alur cerita dorama ini sangat lambat di bagian awal. Bahkan cenderung membosankan. Sepanjang 2 episode pertama, penonton akan digiring untuk menganggap bahwa dorama ini adalah cerita semi misteri dengan pertanyaan klasik: apa yang sebenarnya terjadi? Siapakah pembunuh perempuan itu? Ah, andai yang maen bukan Joe Odagiri, mungkin aku sudah mutung dan males untuk nerusin nonton. Apalagi Joe Odagiri lagi “ga jadi cowok” gitu. Untunglah aku cukup sabar menunggu perkembangan cerita. Dan wuuutt…. dorama itupun melaju cepat seperti dorama-dorama pada umumnya. Penuh konflik yang membuatku penasaran ingin melihat endingnya. Hore! (biar ga sia-sia beli 15 rebu. :p)

Dikisahkan bahwa Egami (Odagiri) dan Saya (Masami) adalah dua bersaudara yang dari kecil sudah ditinggal mati orang tuanya. Karena mereka hidup cuma berdua, maka ketergantungan mereka akan satu dengan yang lain amatlah erat. Berbeda dengan kakaknya yang cerdas, si adik kemampuan otaknya biasa-biasa aja. Namun, Saya adalah seorang yang penuh hasrat hidup. Suka semaunya, tidak bisa dikekang, dan selalu melakukan hal-hal tak terduga. Sifat inilah yang sering membuat repot sang kakak. Seperti saat Saya terlibat affair dengan laki-laki yang sudah berkeluarga.

Meski begitu, Saya selalu berusaha melindungi kakaknya. Ketika masih kecil, Saya pernah mbela-mbelain manjat pohon kesemek dan menjual buahnya agar mendapat uang untuk membeli buku referensi untuk sang kakak. Ketika Egami terlibat dalam kasus pembunuhan pun,  Saya mati-matian berusaha membantu menyelesaikan masalah (walau pada akhirnya malah menciptakan masalah baru).

Karena sifat yang berbeda ini pula, sepanjang cerita adik-kakak ini ga pernah satu pendapat. Selalu saja beradu argumen. Namun seperti laiknya dua bersaudara, pertengkaran mereka pun selalu berakhir dengan saling pengertian. Hiks, hubungan saudara yang indah.

Jadi ingat “boku no ototo” (adik laki-lakiku). Seperti Egami dan Saya, aku juga sangat tergantung pada adikku. Dan kurasa dia demikian pula. Bedanya banyak sifat kami yang sama sehingga tak perlu sering bertengkar seperti itu.

Ah, ntar kalo punya anak, cukup 2 saja lah… Kalo bisa kakaknya yang cowok! 😀

Iklan

2 thoughts on “Boku no Imoto

  1. Joe Odagiri main Dorama juga toh? ooo…

    => Lha kemaren yg baru diputar di bioskop, dia maen di salah satu film china, jadi pemeran utama pula! Judule kalo ga salah” warrior and the wolf”. Keren banget og mas iki… 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s