Barangkali

Barangkali, masyarakat sudah bosan dengan dangdut yang seronok
Barangkali, masyarakat sudah jenuh dengan pornoaksi dimana-mana
Barangkali, masyarakat sudah muak dengan kecantikan-kecantikan palsu, make-up tebal pada wajah yang tersenyum dibuat-buat

Maka ketika ada dua gadis dengan kecantikan alami bertingkah konyol tanpa malu terlihat jelek, menyajikan musik dangdut penuh sindiran (penuh arti?) tanpa bertingkah seronok, masyarakat pun beramai-ramai ingin melihat.

Kerinduan akan musik asli anak negeri yang dulu sopan bahkan bisa berisi nasehat. Bersanding dengan kecantikan murni tanpa polesan.

Namun sayang, kemurnian itu begitu cepat memudar. Dalam sekejap lagu yang penuh makna diaransemen ulang, dinyanyikan dengan geliat-geliat panas di atas panggung…

Sedih.

Syukurlah, dua gadis manis itu tetap tampil bersahaja.

Jangan ya teh…bentengi dirimu dari semua pengaruh dunia gemerlap itu. >__<

NB: seharian ngungsi kerja di ruangan sebelah, langsung jadi pengamat infotainment 😛

Iklan

5 thoughts on “Barangkali

  1. yang nonton ato pengamatnya harus membentengin diri juga 😛
    apalagi ada anak2 di dekatnya…..
    Jagalah keluargamu dari infotaiment yg banyak membicarakan kejelekan orang……hehehehe 🙂
    ——(*-*)———–\*-*/————

    => inggih… :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s