Lem Povinal

Siang ini aku lagi asyik memindahkan pembukuan kas ketika kusadari ternyata ruangan sudah sepi. Orang-orang keluar mencari makan siang. Yang tersisa adalah satu dua orang yang kebetulan mendapatkan makan siang konsumsi rapat. Aku tidak termasuk kedua himpunan itu, karena aku membawa makan siangku sendiri dari rumah, buah kreasi masak tadi pagi.

Sembari menempel catatan kas yang sudah kuketik rapi ke buku kas yang baru, tiba-tiba perasaanku kelu. Sebabnya sangat sederhana. Ialah lem yang kupegang.

Lem cair merk Povinal

Terus terang, lem ini membangkitkan kenangan sedihku. Kurasa tak banyak orang yang kenangan sedihnya bangkit ketika melihat sebotol lem. +rool eye+

Adalah Ayah, pada sekitar tahun 90-an, yang selalu membawa pulang lem merk povinol ini sepulang beliau dari TPS. Jaman Orde Baru, pegawai negeri diwajibkan menjadi anggota partai pemerintah. Itu tak ada urusan denganku. Yang kubenci adalah, saat PEMILU, pegawai negeri terutama guru diwajibkan juga menjadi anggota Panitia Pemungutan Suara.

Itulah sebabnya aku membenci PEMILU. Karena setiap kali PEMILU berlangsung, aku harus ditinggal ayah dan ibu yang keduanya berprofesi guru untuk menjadi panitia PEMILU. Tak tanggung-tanggung, perginya itu dari pukul 6 pagi sampai pukul 6 sore! Maka inilah yang terjadi padaku sepanjang PEMILU Orde Baru:

  • Pemilu Tahun 1987: Aku yang masih berusia 2 tahun, akibat ditinggal ibu dan begitu lama tidak mendapatkan ASI, sejak itu aku tidak mau minum ASI. Jadi tidak seperti adikku, aku tidak melewati ritual sapih-menyapih.
  • Pemilu Tahun 1992: Aku bersama adik yang masih berusia 2 tahun, dititipkan ke tetangga. Karena kurang pengawasan, atau karena aku lagi linglung, jariku terbakar korek api.
  • Pemilu Tahun 1997: Tak banyak yang kuingat selain karena aku sudah lumayan besar, juga karena sudah biasa ditinggal.

Saat ini, aku sudah bisa ikut PEMILU. Ayah dan ibu sudah tidak wajib menjadi panitia TPS. Tapi tetap saja aku membenci PEMILU. Karena saat PEMILU, sering kali pilihannya tidak ada yang sreg di hati :p

Iklan

6 thoughts on “Lem Povinal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s