Ova 2 Rurouni Kenshin: Seisouhen

Akhirnya!!! Setelah penantian 8 tahun, kesampaian juga nonton OVA 2 Rurouni Kenshin: Reflection. Pada beberapa orang aku menyebutkan, rasa cintaku pertama kali ke dunia perjepangan adalah dimulai dengan jatuh cintanya aku pada anime Rurouni Kenshin (Samurai X). Aku telah menonton OVA 1, menonton animenya, membaca habis manga-nya, sedang OVA ini adalah ending dari semua petualangan Kenshin, baik di anime maupun manga. Maka seperti lagi makan semangkok bakso Malang, OVA 2 adalah suapan terakhir dari seluruh hidangan bakso Malang yang amat kugemari. Tidak bisa tidak, aku benar-benar harus menontonnya!



Walaupun terkendala bahasa (video yang kudapat di-dubbing dalam english dan tak ada subtitle, sementara aku sangat payah dalam penguasaan boso linggis), sejauh yang kuingat, aku cukup menikmati OVA ini. Hal itu dibuktikan dengan beberapa kalinya aku menangis sepanjang film. Hehehe. Tapi kalau boleh jujur, perasaanku lebih “terbawa” saat menonton OVA 1. Mungkin karena ceritanya yang sudah bisa ditebak, beberapa adegan yang “berbeda” dengan versi manga, alur yang terlalu cepat, atau karena…yah, ini kan ending. Apa sih yang kau harapkan dari sebuah ending?! Oiya, musik OVA ini masih ditangani oleh Taku Iwasaki, yang kunobatkan sebagai maestro-pencipta-musik-merana. :p

Karena OVA 2 Kenshin sudah beredar sejak 8 tahun lalu, rasanya sudah banyak yang tahu ceritanya. Kenshin menikah dengan Kaoru, punya anak bernama Kenji, pertarungan Kenshin dan Enishi, kepergian Kenshin ke China, hingga kematian Kenshin. Alur ceritanya bolak-balik maju mundur diselingi cuplikan-cuplikan adegan anime (yang juga sedikit berbeda dengan animenya). Walhasil, suami yang menemaniku menonton menjadi bingung dan mutung, ga mau nerusin nemenin nonton. 😀 Satu hal yang belum pernah kudengar di spoiler manapun, adalah tentang penyebab kematian Kenshin. Banyak dikatakan bahwa Kenshin sakit, tapi tak pernah ada yang menulis bahwa Kenshin meninggal karena sakit kulit. Herpes kurasa. Dan ia menulari istrinya! Mungkin karena “kurang keren” ini yang membuat para penggemar Kenshin enggan menyinggung-nyinggungnya.

Walaupun ada sedikit kekecewaan, tapi akhirnya, aku bisa “melepas Kenshin-ku dengan tenang”. Ini adalah akhir cerita cinta pertamaku. Namun selamanya Kenshin akan menjadi kenangan indah di hatiku. (lebay dikit ga papa lah)

*nyanyi the Fourth Avenue Cafe*

Iklan

32 thoughts on “Ova 2 Rurouni Kenshin: Seisouhen

  1. Ane baru aja selesai nonton gan, Nangis berok2 waktu Kenshin aka Shinta ketemu lagi sama Kaoru. Chemistry mereka kuat banget…Gila… musiknya juga, kurang merana apa coba????

    *aku takut sama tetangga ngira aku knpa2 gara2 triakan ku yang lebay pd pukul 5.30 pagi. Btw cari yg bhs jepang pake fansub gan, lebih mengena. Nih bukti mata bengkak 😀

  2. setahuku, kenshin ngga menulari istrinya, tapi kaoru yang ingin “menanggung sedikit rasa sakit suaminya” jadi walaupun kenshin mengembara mereka saling inget karena menanggung rasa sakit yang sama :’)

    • iya…setelah liat lagi emang seperti itu. Maaf kalo tulisan ini belum diedit >.<

      tapi seperti nasehat megumi ke kaoru: bahwa seharusnya pendamping kenshin harus kuat (pas kaoru putus asa ditinggal ke kyoto) atau bahwa seharusnya tomoe ga mati agar kenshin tidak terbebani perasaan bersalah seperti itu, aku lebih setuju bahwa seharusnya kaoru menjaga diri dan berusaha hidup lebih lama. Ada Kenji yg masih jauh perjalanannya. Andai kaoru tidak sakit2an, tentu akan lebih bisa menghandle kenji. Ah, emang pikiran emak2 ya gini. Jadi lebih mentingin anak drpd suami 😀

  3. wah sedih banget ini ending nya 😦 baru pertama kali nonton anime sampe nangis ane(padahal ane cowo -__-) btw instrument lagu yang di mainin di ova 2 namanya apa ya ?

  4. ova yg ini bikin, bnyak keluar air mata, tp ane sependapat ama admin, ane sdikit kecewa, karna gak terima kenshin meninggal, harusnya hidup lebih lama lg ama kaoru 😦

    • Eh, kalo saya antara kecewa dan nrimo lho… (apa maksudnyah?)

      Kecewa karena ga tega liat kenshin kok terus-menerus menderita. Tapi juga nrimo kalo seandainya dia mati. Tokh dia meninggal dengan tenang di pangkuan orang yg dia cintai, utang2 masa lalunya sudah lunas semua, pun dia sudah melakukan banyak hal semasa hidupnya.

  5. iya utangnya lunas, tanda silangnya dah hilang. jadi sedih lg dah klo inget kenshin, tp emang hebat taku iwasaki theme song nya bikin sedih, ane sampe download semua theme song di ova 2

    • hehehe…toss ah… sesama penggemar taku iwasaki. Tapi kemarin pas kudengerin ke temenku yg ga suka jepang (lebih suka korea), katanya lagunya terlalu sedih. Padahal yg kudengerin quiet life lho! Menurutku dia lebih tenang daripada in memories yg menyayat-nyayat…

  6. Ping-balik: Rurouni Kenshin: Live Action | Hujan Cahaya Bulan

  7. Ping-balik: Request | Hikari no Monogatari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s