Teka-Teki Usia Kehamilan

Perhatian, tulisan berikut khusus untuk pembaca berusia 17 tahun ke atas. Ehehe, becanda dink!

Kalau ada yang memperhatikan (emang ada yang merhatiin ya?!) widget di side-barku, mungkin akan menemukan keanehan ini:

Our little N: 20 weeks dan 3 days pregnant

Nur & Nug: we have been married for 4 months, 2 weeks, and 6 days

Kalau dihitung kasaran:

Usia kehamilan nur: 20 minggu lebih 3 hari

Usia pernikahan nur: (4×4 minggu=16+2=18 plus 6 hari) sekitar 19 minggu

Lha kok bisa?! Jadi nur hamil di luar nikah??!

Na’udzubillah, amit-amit jabang bayi… :p

Dulu, aku juga termasuk orang yang suka “sesat” menuduh orang lain “yang bukan-bukan”. Baru nikah 3 bulan kok hamilnya dah gede?!

Usut punya usut, dan setelah mengalami sendiri, barulah aku tahu bahwa perhitungan usia kehamilan dimulai dari hari pertama menstruasi terakhir, bukan dari saat pembuahan!  +malu+

Dipikir-pikir, iya juga, dokter mana tahu jadwal “campur” kita ma suami. Diri sendiri saja ga ingat saking banyaknya (dikeplak suami). Apalagi kapan dari saat-saat itu ketika sperma benar-benar bertemu dengan sel telur.

Namun masyarakat secara umum berpendapat bahwa hamil ya sesudah nikah. Jadi usia kandungannya pasti lebih muda dari usia nikah. Oleh karena itu, waktu pertama kali ke dokter, ibu dokter yang bijak banget ini menyarankan, kalau ada orang yang nanya sudah hamil berapa minggu/bulan, jawab saja sesuai usia pernikahan. Biar tidak menimbulkan kecurigaan. Padahal pada kasusku, aku terakhir “dapet” beberapa hari sebelum menikah. Waktu resepsi pun masih “dapet”. Jika usia kehamilan dihitung dari hari pertama “dapet”, wajar jika usia kandungan dengan usia pernikahanku berjarak sekitar seminggu. Lebih tua usia kandunganku daripada usia nikahku.

Jadi, jangan asal nuduh kalo ga ada bukti yaa… 😀

NB: Alhamdulillah, sekarang udah bisa ngerasain dedek secara jelas. Belum tahu dia ngapain aja pas lagi gerak-gerak gitu, tapi lama-lama aku bisa membedakan gerakannya. Kalo aku kerja yang biasa-biasa saja, dia diam (tidur kali). Kalo aku kecapekan atau telat makan (sampe pusing), dia sering protes (“nendangnya” keras banget). Kalo pas istirahat malam, dia cuma nyapa aja, nyendul-nyendul dikit. Subhanallah… 🙂

Iklan

10 thoughts on “Teka-Teki Usia Kehamilan

  1. hayah, ho oh emg nur, kadang2 org suka kepo truz ngitung2 sendiri, truz menduga sing aneh aneh..

    lha wong aq pasang status jibran udh 6 bulan aja bojone nidya merespon yg tidak2 hahahaha

  2. Aq juga mengalami. Walopun uda k d0kter, suami aq tTp g percya. Aq liatin dc blog ini k suami q bru dia angguk2. He. Mlah suami q yg kira q hamil dluan. Nyebelin. Thanks.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s