Drama itu…

Drama itu adalah ketika Budhe Miyem tiba-tiba minta pulang. Mendadak banget. Yang dari indikasinya tidak akan kembali. Tidak ada masalah denganku. Hanya semata problem pribadi dengan keluarganya di rumah. Maka Nindy pun jadi korban.

Drama itu adalah ketika belum ada pengganti Budhe, tiba jadwal imunisasi DPT II Nindy. Menghadapi demam Nindy seorang diri. Dan ndilalah berlangsung sampai 2 hari (biasanya Minggu sore udah reda). Terpaksa ambil ijin 1 hari. Sudah tidak peduli dengan hasil penilaian kinerja nanti.

Drama itu adalah harus puter-puter jalan kaki nyari tempat penitipan tapi ditolak karena penuh, tidak layak tempatnya, atau tidak memenuhi aturan. Akhirnya menghiba-hiba memohon via telpon di Senin pagi kepada salah satu daycare yang lumayan layak. Alhamdulillah, dikabulkan walau biayanya cukup menguras keuangan.

Drama itu adalah menggendong Nindy naik motor pagi-pagi. Ke kantor abi, ke kantor ummi, untuk absen, baru ke daycare. Melihatnya merengek ketika kutinggal. Mungkin karena udara yang terlalu dingin. Ah, anak itu selalu minta peluk ketika butuh kehangatan.

Drama itu adalah ketika tiba-tiba jadwal psikotes turun. Entah tes untuk apa. Memakan waktu setengah hariku di hari Sabtu. Sehingga terpaksa akan meninggalkan Nindy hanya berdua dengan abi.

Di atas semua itu, ini adalah satu kisah dalam perjalananmu, nak! Kita semua sedang berjuang. Tetaplah tegar, nak! Ummi percaya, kita dapat melewatinya…

Iklan

9 thoughts on “Drama itu…

  1. Ping-balik: Nindy 4 Bulan « Cahaya Rembulan Usai Hari Hujan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s