Sawang-sinawang

Kata orang, urip iku sawang-sinawang. Selalu saja kita merasa rumput tetangga jauh lebih hijau.

Kemarin ketika mompa, ngobrol ngalor-ngidul ma temen ngomongin pengasuhan anak. Tercetuslah ucapannya: “Nur enak ya, kalo aku boro-boro suamiku mau bantu”. Jadi ceritanya suaminya kerja di swasta yang jam kerjanya jauuuh beda ma PNS. Masuk jam 11 pagi (eh, siang ya itu?!) pulang jam 11 malem. Bahkan kadang kalo lagi ada proyek, pulangnya bisa jam 1 atau jam 2 pagi (yaiks!). Jadi pagi-pagi pas semua orang beraktivitas, suaminya masih teler. Dia sendiri rumahnya di Bekasi, nyampe rumah jam 8 malem. Intinya dia merasa kebersamaan mereka: ayah-ibu-anak, sangat kurang dibandingkan aku yang sering minta mz nug pegang nindy kalo aku lagi masak atau pergi.

Padahal lho ya, baru beberapa saat sebelumnya aku membatin mengeluhkan kekurangan mz nug 😀

Menikah dengan orang paling plegmatis yang pernah kutemui, memaksaku mengerahkan seluruh sisi kolerisku yang amat sedikit ini. Tau kan, kalo plegmatis digabung ma melankolis, jadinya rencana ga jalan-jalan. Harus ada satu pihak yang nge-push. Dan di titik inilah aku merasa sangat capek. Aku capek bilang “ayo”. Kadang aku ingin sekali tinggal diseret aja kaya istri-istri lain. Apa-apa suami. Istri tinggal manut. Tapi ya gimana lagi? Daripada keluarga ini ga maju-maju?

Tapi tiap kali aku merasa mz nug kurang ini-itu, suara protesku tertelan di tenggorokan. Hei, pas mau nikah kan ibuk sudah bilang. Kalo sama nug, resikonya gini gini gini. Kalo sama Lintang (bukan nama sebenarnya) resikonya gini gini gini. Dan aku sudah memutuskan bahwa sifat plegmatis adalah resiko yang paling bisa kuterima. Deal. Aku sudah sepakat untuk menerimanya. Masak aku mau menelan ucapanku sendiri?!

Lagipula, aku sendiri masih jauuuuh sekali dari figur istri sempurna.

Sudahlah. Tak perlu mengeluh ini itu. Allah telah memberikan yang terbaik. Selalu ada hikmah di balik segala sesuatu. Lupakan kekurangan, isi penuh memori dengan kebahagiaan. Hati mana sih yang tidak merasa damai melihat pemandangan seperti ini?!


 

Iklan

7 thoughts on “Sawang-sinawang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s