Tak Setia

Siang ini air mataku menggenang…

Berawal dari keisenganku masuk ke blog temanmu yang juga temanku, akhirnya aku sampai ke rumah mayamu. Dan aku terhenyak…

Kamu yang selama hampir 5 tahun ini kuanggap adik, yang selalu menjadi tempat curhatan masalah pribadiku, sekarang sudah sangat dewasa. SANGAT DEWASA. Dengan semua gaya bahasa, kemampuan bahasa Inggris yang meningkat pesat, dan puisi… Ya, aku kaget  kau kini menulis puisi…

Tapi bukan itu intinya.

Yang membuatku gugu adalah isi rumah mayamu. Jeritan-jeritan hatimu. Rasa sakit di tiap kalimat yang bisa kurasakan sebagai rasa sakitku sendiri. Aku tahu rasa sakit itu Nduk… Aku tahu! Maka seperti kamu dulu yang ikut menangis mendengar cerita sakitku, saat ini pun aku mengetik ini sambil berurai air mata, teringat rasa sakitmu. Aku meruntuk diri. Dimana aku saat kau sakit sedemikian hebatnya?! Sedangkan dulu kamu selalu ada saat aku terluka.

Kenapa aku jarang ada untukmu? Kenapa aku jarang menanyakan kabarmu? Padahal kita berdekatan, masih sering bertemu…

Bodoh!

Dan aku semakin merasa bodoh karena aku tidak bisa segera menghubungimu.

Sungguh, aku ini benar-benar teman yang tak setia 😥

T-T

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s