Allah, Hamba Sangat Sedih…

“Ya Allah, hamba sangat sedih…” keluhku sambil memencet tombol lift turun.

Hujan rintik-rintik di luar. Sangat sesuai dengan suasana hatiku yang muram. Semuanya kacau. Rumah, kantor, sakit yang menderaku. Dengan semua itu masih pula ditambah dengan cercaan dari teman??!

Di jalan wahidin. Dari arah berlawanan, seorang bapak tukang loak menyeret gerobaknya. “Daripada maling, mending makan batu kan, neng?!”

Aku tertegun. Iya, benar. Kenapa harus sedih bila memang sudah manut aturan?! Kamu kan enggak melanggar apa pun, nur?!

“Terima kasih Allah, kau sudah mengingatkanku.”

 

Hush ‘sedih’, pergi jauh-jauh!

Iklan

7 thoughts on “Allah, Hamba Sangat Sedih…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s