Ibu, Dari Mana Aku Berasal?

Sudah dari dulu kalo nur itu ga suka baca buku motivasi. Pernah sih baca sesekali, tapi memutuskan ga suka karena semua ilmu motivasi itu akan segera menguap dari kepala. Pun aku ga suka dengan gaya bahasa resmi seperti itu. Sepertinya memang otakku saja yang bebal.

Sudah dari dulu juga kalo nur itu ga terlalu suka baca buku keagamaan (wah!) Baca sih sesekali, tapi selalu pening dengan bahasanya yang seolah mengawang-awang.  Yah, lagi-lagi faktor kemampuan otak yang tak seberapa ini.

Sejak jadi orang tua ada semacam dorongan untuk belajar ilmu parenting. Apalagi yang berbasic Islam. Tapi kan nur ga suka dengan gaya bahasa resmi. Sementara buku-buku parenting Islam kebanyakan ditulis oleh orang Arab atau ditulis beberapa puluh tahun lalu. Sehingga menurutku (MENURUTKU lho ya!) kebanyakan buku parenting Islami itu ga applicable buat kehidupan masa kini yang kompleks. (Beda kalo soal urusan agama. Sampai kapanpun yang A tetap A. Ya Kan?!)

Dan akhirnya aku bertemu buku ini:

Ibu darimana aku berasal

Sekilas melihat sampulnya memang ga banget. Semacam buku-buku yang kalo di Kwitang dijual diskonan 5 ribuan. Tapi begitu membacanya.. Wow! *koprol Bagus bangeeett!!! Enak dibaca, ga terkesan menggurui, dan masalah-masalah yang dicontohkan di sana benar-benar up date dengan perkembangan terkini. Maklum lah jaman sekarang anak pasti makin kritis dan pertanyaan-pertanyaan yang timbul bisa saja ajaib-ajaib sebagaimana pertanyaan putra-putra bu Lara Fridani ini.

Sebelum membaca ini aku memang lebih dulu membaca Positive Parenting-nya M. Fauzil Adhim. Bagus juga. Tapi bagiku bahasanya masih sedikit mengawang-awang. Mungkin memang aku lebih suka pembahasan ala emak-emak, ala kehidupan sehari-hari yang seolah-olah dibicarain sambil bergosip (dan bukankah gosip lebih mudah nempel di otak daripada rumus fisika?! 😀). Ringan. Menyenangkan. Mungkin juga ada faktor aku memang menyukai buku-buku psikologis atau karya para psikolog. Karena sebelum ini aku membaca juga “Sirkus Emosi”, kumpulan cerpen para psikolog lulusan UI.

Jadi pingin punya bukunya sendiri. Di Kwitang ada ga ya?! *eh

NB: Ampun Bu Lara, becanda aja kok 😀

Iklan

5 thoughts on “Ibu, Dari Mana Aku Berasal?

    • hahaha, ternyata ada temennya… 😀 *senang

      yang penting terus memotivasi diri sendiri untuk selalu menjadi lebih baik ya nen… cukup berbekal hadist “hari ini harus lebih baik dari hari kemarin”

  1. Ping-balik: Diari Parenting: The Project | Hikari no Monogatari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s