Long Vacation

Kemarin, waktu libur Nyepi, aku ga sengaja nyetel Indosiar (sudah lama sekali ga nonton Indosiar sampe baru tahu kalo klip logonya berubah :p). Nyasar nonton episode pertama K-drama Rooftop Prince. Jadi hari ini karena penasaran dengan kelanjutan ceritanya, aku membaca habis recapsnya di Kutu Drama. Menarik. Walau tetap tak membuatku tertarik untuk nonton. Lalu terus apa hubungannya dengan Long Vacation?!

Ini karena ada salah satu adegan di K-drama itu yang mirip banget dengan salah satu adegan Long Vacation. Bahkan merupakan adegan Long Vacation paling memorable di kepalaku. Yaitu saat pangeran Yi Gak yang sudah yakin bahwa Park Ha telah meninggalkannya, membakar kembang api di atas atap untuk melampiaskan kesedihannya. Dan kemudian Park Ha muncul, bertanya kepada Yi Gak kenapa Yi Gak menghabiskan kembang api itu sendirian. Mereka kemudian menyadari perasaan masing-masing, lalu berciuman, berlatar lukisan besar bergambar pantai. See?! Maaf kemalasanku untuk mencantumkan link di episode berapa adegan itu terjadi, males ngubek-ngubek lagi. Tapi saat membaca adegan itu, aku tidak bisa melepaskan kenanganku dari adegan Minami yang datang terengah-engah, ekspresi kaget Sena saat melihat Minami, kembang api yang terbakar seperti air mancur, Sena dan Minami berciuman, serta billboard besar bertuliskan “Don’t Worry be Happy”. (nulis sambil berkaca-kaca ndengerin “missing you” dari MP3)

Sudah lama aku menyebut Long Vacation sebagai dorama terbaik sepanjang masa. Bukan saja karena ceritanya, atau lagu-lagunya yang menawan, tapi juga kenangan yang menyertaiku sepanjang dorama tersebut tayang. Perasaaan haru biru yang ditimbulkan Long Vacation belum pernah tergantikan oleh dorama lain.

Tak usahlah aku bercerita tentang isi dorama ini. Ini adalah kisah cinta Minami yang model “senior” dengan pianis muda bernama Sena yang berbeda usia 6 tahun dengannya. Long Vacation lebih menyenangkan untuk ditonton, karena beragam ekspresi tak terlukiskan para pemainnya (Minami yang suka menutupi kesedihannya dengan sikap kekanakan, senyum malu-malu Takuya Kimura yang khas banget -senyum sambil menelengkan sedikit kepalanya ke kanan- kyaaaaaa… *meleleh) juga musik-musik yang mengiringi tiap adegan itu tidak bisa diceritakan. Sama seperti Nodame yang lebih enak ditonton karena adegan komedi slapstick dan ekspresi konyol para pemainnya serta deretan lagu klasik itu tentunya. Long Vacation juga bukan tentang “akhirnya Minami jadian ma Sena”, tapi bagaimana para anak muda yang terjebak dalam kestagnanan hidup yang seolah tanpa harapan, berjuang mencari jalan keluar dengan cara mereka sendiri. Setiap karakter di sini berkembang dengan sangat menarik. Sederhana dan begitu real.

long vacation

Ada satu kekesalan yang sudah lama terpendam namun entah kepada siapa akan kuceritakan terkait komentar atas dorama ini. Aku sering mendengar beberapa orang berkata, sayang ya kok akhirnya Sena sama Minami yang jelek, bagusan sama Ryoko. Ih, gemes banget deh. Emang kenapa kalo cewek ga-cantik dapet cowok tampan?! Emang kenapa sih kalo cewek berumur dapat cowok lebih muda?! Emang kenapa juga kalo cewek berantakan dapet pasangan yang kalem?! Aku sering membandingkan diriku yang hampir sama dengan Minami: ga-cantik, berantakan. Antara aku dan mz nug juga aku yang lebih berantakan suka naruh baju dan handuk basah sembarangan. Lalu mz nug akan menggerutu sambil menaruh handuk tersebut di rak. Bukankah yang seperti ini yang namanya saling melengkapi?! Apa iya semua cerita harus berjalan dengan dengan plot cowok cakep tajir tapi sengak berjodoh dengan cewek miskin imut yang bodoh tapi baik hati?! *nyinyir

Iklan

5 thoughts on “Long Vacation

  1. Ping-balik: Bahasa Gaul yang Merubah Imej | Hikari no Monogatari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s