Nindy: Baju Basah

Adegan I

Nindy minum sendiri pakai gelas. Kebablasen, tumpah ke bajunya. Mz nug mengganti baju nindy. Baju yang basah ditaruh di meja kecil di ruang tv.

Adegan II

Nindy minta pipis. Kubawalah dia ke kamar mandi. Setelah pipis sempat main air, jadi bajunya basah. Aku melepas baju nindy dan kutinggalkan di kamar mandi. Kupakaikan lagi celananya yang tadi dilepas sebelum pipis. Dengan hanya memakai celana pendek, nindy kugiring ke kamar untuk berganti baju.

Adegan III

Di kamar. Aku memakaikan baju nindy. Setelah terpakai baru aku menyadari kalo celana nindy juga agak basah. Aku pun melepas celananya dan memakaikan celana yang kering. Celana yang basah aku berikan kepada nindy sambil berkata: Tolong ditaruh di ember ya…

FYI, letak ember tempat cucian kotor berada di dapur. Untuk pergi ke sana dari kamar nindy yang terletak di depan, harus melewati ruang tv berjarak sekitar 1 kamar belakang (kurleb 3 meter). Setelah menerima celana yang basah itu, nindy pun uthuk-uthuk ngeloyor ke belakang.

Begitu nindy keluar kamar, aku segera ingat akan baju basah nindy yang tadi diletakkan mz nug di atas meja. Aku bergegas mengejar nindy. Niatnya, biar nindy sekalian memasukkan baju basah itu ke ember.

Begitu keluar kamar, aku lihat nindy sudah hampir sampai dapur. Aku tidak melihat baju di atas meja. Kulihat lagi nindy dan akhirnya menyadari bahwa kedua tangannya sudah penuh, satu membawa baju basah satunya lagi membawa celana basah.

Kesimpulan: tanpa kusuruh, nindy berinisitif memasukkan baju yang tergeletak di meja ke dalam ember tempat cucian. Dia tahu bahwa baju itu kotor. Padahal untuk mengambilnya, dia harus berjinjit karena meja yang kumaksud tingginya 80cm, hampir setinggi tubuhnya. Kok bisa-bisanya ngeh dengan baju di atas meja itu?!

Salah satu sifat nindy yang sangat kusukai: PEDULI LINGKUNGAN. Dia akan protes bila melihat makanan tumpah, kursi kotor, atau lantai basah. Dia dengan segera mengambilkan barang yang jatuh. Mbak saroh cerita kalo hari jumat kemarin nindy sampai hampir setengah jam ngotot nyariin aku karena hendak memberikan tali rambut yang terjatuh di lantai, padahal aku sudah berangkat ke kantor. Ah, anak ini. Semoga sifat ini terus melekat selamanya. Amin…

Iklan

2 thoughts on “Nindy: Baju Basah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s