Nindy: Kipas Angin

Aku setuju dengan tag salah satu susu formula: kejutan cerdas si kecil. Karena memang hampir tiap hari selalu saja ada kejutan cerdas dari si anak di rumah. Yang semalam, berhubungan dengan kipas angin.

Jadi kipas angin di rumah itu merk Maspion bertipe box fan dengan penampakan seperti ini:

box fan maspion

Punya kami persis banget dengan gambar itu cuma warnanya biru. Kipas angin ini merupakan hibah dari temanku yang saat itu mau pindah kerja ke Bengkulu menyusul suaminya. Tak terasa sudah 4 tahun kipas angin ini kumiliki. Terakhir kondisinya adalah knop puteran yang di kanan atas itu patah setelah kipas angin ini jatuh dari atas kursi gara-gara didorong nindy. Setelah knop-nya patah, kami menyalakan kipas tersebut dengan menekan tombol panjang yang berada di samping. Lihat 4 tombol berjajar itu?! Paling atas untuk kecepatan rendah, berturut tiga ke bawah, sedang tombol ke empat adalah tombol untuk menetralisir tombol-tombol lain. Adapun tombol kecil yang menyendiri paling bawah adalah pengatur arah angin, apakah searah atau menyebar.

Malam itu, aku sedang berguling-guling di atas kursi panjang menahan mual. Salahku sih, sudah tahu di jalan keringatan parah, sampe rumah malah gelesotan di lantai depan kipas dengan hanya memakai daster. Sudah itu sholat dilanjut makan malam. Sehabis makan keringatan lagi, malah langsung kupakai mandi. Masuk anginlah. Saat itu kipas angin masih menyala dengan arah angin menyebar, jadi aku yang sudah berada cukup jauh masih saja terkena anginnya. Karena malas beranjak dari kursi, aku pun berinisiatif minta tolong nindy.

“Nindy, tolong matiin kipas anginnya ya…”

Biasanya kalo lagi main-main, nindy cuma suka mencetin tombol pengatur arah angin karena empat tombol di atas itu agak berat untuk dipencet anak kecil. Jadi ketika aku menyuruh tadi, aku hanya berharap nindy memencet tombol pengatur arah sehingga anginnya tidak sampai ke tempatku. Namun tak kuduga, jari nindy langsung mengarah ke tombol keempat, sehingga aku spontan berkata, “Iya nduk, yang itu!”. Nindy kemudian dengan mantap memencetnya, dan voilaa, kipas angin pun mati.

Wahhh… aku pun bertepuk tangan dan berterimakasih pada nindy. Keren banget sih nih anak. Selalu saja tingkah lakunya membuatku kagum. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s