School Rumble

Kqkqkq…

Tidak ada kata selain ngikik. Aku kenal manga ini waktu kerja di Paperbook. Dia diterbitkan berseri dalam majalah komik cowok “shonen magz” (kalo ga salah inget). Banyak yang ga ngerti dengan manga ini, menganggapnya aneh, ga menarik, dan sederet penilaian negatif lain. Tapi buatku, School Rumble adalah salah satu manga terlucu yang pernah aku baca. Walau memang untuk mengerti kelucuannya harus capek-capek dan susah payah jungkir balik membaca semua catatan samping (yah, catatan ini ditulis di luar border pinggir) yang ditulis dengan font kuecil-kuecil itu. Eh, plus menerima dengan lapang dada semua keanehan ga masuk akal yang terjadi di manga ini. Huehehehe….

Setelah bekerja, tak kusangka temanku punya DVD animenya. Aku pun meminjam untuk menontonnya di laptop dan mulailah aku ngikik tiada henti selama seminggu. Kalo ga salah, DVD itu memuat season 1 dan 2. Sayang, waktu itu aku ga ngesave karena kupikir puluhan episode itu hanya akan menuh-menuhin memori lappie. Lagipula nanggung karena cerita anime-nya berakhir menggantung. Sedang sekarang aku sudah males nyari DVD atau donlodan lagi.

School Rumble sendiri mengisahkan tentang cewek, imut, kekanakan, polos, lemot, dan agak-agak bodoh bernama Tsukamoto Tenma yang naksir habis dengan cowok aneh bin ajaib namun super multi talented dan ternyata merupakan seorang mangaka terkenal bernama Karasuma Ouji. Sebenarnya, ada laki-laki yang naksir mati-matian dengannya, yaitu cowok berwajah sangar, berkelakuan kasar, bodoh, suka berkelahi, namun aslinya berhati lembut bernama Harima Kenji. Tenma punya adik perempuan bernama Tsukamoto Yakumo yang berbeda jauh dengan kakaknya, merupakan gadis yang dewasa, pintar, kalem, lemah lembut, dan diam-diam sebenarnya bisa berbicara dengan hewan (eh?). Karena suatu kejadian maka si Yakumo ini malah naksir Harima, kalo ga salah karena belum tahu aja Harima itu aslinya kaya apa. Selain cinta segitiga ini (yang sungguh, asline ga fokus ke cinta segitiga kok) School Rumble juga diramaikan oleh teman-teman sekelas Tenma yang menyuguhkan jalinan cerita ruwet akibat kesalah pahaman tiada henti. Sebagai gambaran, hubungan mereka dapat dilihat dalam chart berikut:

school rumble chartLihat kan?! Yang dicintai Karasuma itu nasi kare?! Huahahaha….

Satu yang cukup menyentuh hatiku adalah kisah cinta Sawachika Eri, gadis blasteran Amerika-Jepang yang cantik dan diidolakan banyak cowok. Dia merasa kesepian karena selalu merasa cowok-cowok itu hanya menyukai wajah cantiknya dan tidak akan bisa mencintai dirinya secara tulus. Pokoknya serba ribet. Suara hati Eri ini dituangkan dalam salah satu ending song anime, yang dinyanyikan sendiri oleh pengisi suara Eri. Lagunya melow dan lumayan bagus sampai pernah kujadiin ring tone hapeku. Judulnya “Feel My Feeling”. Beginilah translate-nya berdasarkan situs animelyrics.com:

A boy’s heartfelt confession
It’s not that I hate that sort of thing, but then, you know…
Before I know it there’s a huge crowd staring at me
There’s no hard feelings, but, you know…

No matter how many people like me, I can’t decide
I have no idea what I should do
But, it’s fine, Isn’t it better that way
Until I find my true love?

Feel my feeling, the only one like it in the world
Be my being, with my very own color
I’ll paint an extraordinarily gorgeous sky

A girl’s jealousy of me
It’s not that I hate that sort of thing, but, the truth is
When I get such a refined love letter
It’s, “Thanks… but, uh, sorry.”

It’s not because the passion is cooling any
And it’s not because I’m running away in shyness, either
Something like true love is absolutely
More complicated than that, right?

Feel my feeling, Something like “I love you”
Be my being, Someday even I
Will sing an extraordinarily beautiful love song

Maybe deep down in my heart
I’m a bit lonely
I’m calling somebody
Maybe… perhaps it might be him

Feel my feeling, the one so precious to me
Be my being, with my very own color
I will sing an extraordinarily beautiful love song

Yah, ternyata walau berwajah cantik belum tentu bahagia ya. Oiya, Eri ini akhirnya berkisah dengan Harima. Tentu saja kisahnya penuh dengan pertengkaran tapi manis aja gitu lihat mereka bertengkar. Hehehe. Gimana ga manis wong walau musuhan kaya anjing sama kucing, mereka punya panggilan khusus untuk masing-masing. Harima manggil Eri dengan sebutan “Ojou” (tuan putri-istilah dalam geng Yakuza) sedang Eri memanggil Harima dengan sebutan “Hige” (aku lupa apa artinya). So sweet banget kan?!

Btw, selain “feel my feeling”, soundtrack animenya memang unik-unik karena bercerita tentang masing-masing karakter dan dinyanyikan oleh para pengisi suara anime. Silakan dicari kalau berminat.

Saat ini aku lagi mencoba menamatkan chapter 22, chapter terakhir dari kisah School Rumble. Aku baca di manga reader jadi belum tahu akhirnya. Semoga happy ending.

Oiya, aku ngefans Harima. 😆

(inti seluruh postingan ini adalah kalimat terakhir :D)

Iklan

3 thoughts on “School Rumble

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s