Tsundere

Ada satu kata sifat yang akhir-akhir ini melekat di otakku. Kata sifat itu ialah “tsundere“.

Kata ini pertama kali kudengar ketika booming rurouni kenshin the movie. Ada salah satu blogger (aku lupa siapa) yang berkata: apakah bisa Emi Takei menampilkan sifat Kaoru yang tsundere itu?! Sejak itu aku penasaran dengan kata ini. Memang apa itu tsundere?! Lama-lama aku mendapat info (maaf, lupa juga link-nya) bahwa kata sifat ini memang termasuk satu kata yang sulit diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Arti bebasnya sih: di luar nampak cuek tapi sebenarnya perhatian. Weeew… Iya iya, kalo diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia jadi apa tuh?! *ga-kepikiran

Kata ini jadi sedemikian lekat di otakku gara-gara salah satu akun tumblr berkomentar: because Irei Naoki is tsundere!! Irie Naoki, tokoh utama pria di dorama Itazurana Kiss – Love in Tokyo (bener-bener deh demam Itakiss, maaf ya pembaca, barangkali sampeyan udah bosen :D) ini memang contoh paling pas buat menampilkan sifat “tsundere“. Cuek, cool, tapi asline perhatiaaan banget sama Kotoko.

itakiss-wishGambar nyulik dengan semena-mena dari blog hazuki

Entah mengapa semakin memikirkannya, aku semakin merasa kalo sifat sebagian besar laki-laki di Indonesia ya tsundere ini. Berapa persen sih cowok Indonesia yang beneran romantis?! (eh, mungkin banyak sih, cuma gagal romantis kali, hihihi) Suami juga termasuk orang yang ga romantis. Tapi aku ga meragukan perhatiannya ke keluarga. Dan semakin kesini-sini kok ya rasanya memang aku semakin ga tahan sama laki-laki yang keterlaluan romantis ya?! Ada satu temanku yang baru menikah dan jadi omongan karena mengumbar kemesraan di media sosial. Ya gapapa sih, wong ke istri sendiri. Mungkin euforia juga karena masih fresh, baru nikah gitu lho! Cuma ternyata banyak orang yang merasa risih dengan status-statusnya itu.

Masih berkaitan dengan tsundere, salah satu temenku yang lain baru-baru ini memasang status yang intinya berkomentar bahwa dia mengagumi laki-laki yang bercerita soal istri/pacar dengan mata berbinar penuh cinta. Mungkin kelakukannya di depan istri/pacarnya biasa saja, tapi di belakang dia memuji-muji dan bercerita dengan penuh semangat kepada teman-temannya. Kasus ini sih mirip sekali dengan sifat ayah. Ayah mana pernah muji di depan. Tapi aku tahu beliau sedang senang/gembira dari perbuatannya menceritakan sesuatu itu kepada teman-temannya.

Jadi, enakan mana?! Asli romantis atau tsundere?! Kalo aku sih tsundere lebih menarik, lebih bikin gregetan. 😀

Iklan

8 thoughts on “Tsundere

  1. Oh, jadi tsundere itu bisa buat cowok to, kirain cuman buat cewek. Di komik Grey dan Jingga-nya Sweta, si Jingga digambarkan sebagai tsundere, yang kalo setangkepku itu artinya cewek yang luarnya galak tapi dalamnya sebenernya penuh kasih sayang.. Ga beda jauh sama arti di atas.. 😀

    Aku termasuk yg risih dg yg suka romantis2an di sosmed, biarpun udah suami istri.. Tapi itu hak mereka juga sih mau ngapain..

  2. Eh, kalo sifat Kaoru sih sama ma Jingga, galak di luar tapi asline perhatian. Aku juga ga terlalu ngeh sih arti sebenarnya dari kata ini tu apa. Apa maksudnya orang2 yg antara hati dan tampak luar berbeda?! Entahlah…

  3. enakan cowok ‘tsundere’ dunk kakakkkkkk.hihihihihi..ahhh i’m falling in love with irie naoki..lagi n lagi..n also furukawa yukiiiiiii……luv bangettttt..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s