Cerita si Kembar: Arti Namamu

Posting singkat saja. Maaf ya nak, kalo tulisan ini tidak akan sedramatis milik kakakmu.

Alhamdulillah. Ummi bersyukur sekali akhirnya kalian berdua lahir dengan selamat. Bayangkan. Kembar! Dari awal tahu kalau kalian ada berdua, perasaan ummi bukannya senang, tapi malah takut! Iya, jujur ummi takut sekali. Bisakah kalian nanti akhirnya lahir dengan selamat?! Bayangan kematian salah satu janin, kembar dempet, ataupun kelahiran prematur selalu membayang-bayangi ummi. 14 minggu, 17 minggu, 27 minggu, 29 minggu, 34 minggu, hingga 36 minggu, ummi lalui setiap angka itu dengan perasaan cemas. Setiap angka itu terlewat dan merasa (serta melihat) bahwa kalian baik-baik saja, hati ummi lega luar biasa. Tapi kelegaan itu hanya sementara karena akan berlanjut dengan deg-degan berikutnya.

Itulah kenapa ummi memilih nama Nazar. Dalam satu perjalanan ke kantor, di dekat kantor lama abimu di Kemayoran, ummi tiba-tiba tercetus ide untuk bernadzar. Apabila kalian berdua lahir dengan sehat dan selamat, maka ummi akan menyembelih seekor kambing (yang mana sampai sekarang nadzar itu belum terlaksana, maaf ya nak) Walau tahu nantinya kalian akan lahir sebagai laki-laki, yang berarti ummi harus menyembelih 4 ekor kambing lain sebagai penebus, entah kenapa dalam hati ummi yang tercetus adalah nadzar kurban dan bukannya puasa. Hehehehe.

Lalu kenapa kamu, si kecil, yang ummi beri nama Nazar?! Entahlah. Dari awal ketika kalian masih bisa jumpalitan berputar-putar, kamu, yang selalu diperiksa pertama, yang berat badannya selalu lebih besar, selalu ingin sekali ummi panggil sebagai kakak. Sedangkan nama yang sudah tersedia baru satu, Nazar. Maka mungkin memang nama itu khusus untukmu. Namun akhirnya nama itu pantas kau sandang karena ketika menginjak usia 7 bulan, tiba-tiba fisikmu kalah dengan saudaramu. Terus begitu hingga mau lahir. Dan posisimu itu, haduhh, ummi sungguh tidak tega membayangkan perutmu ditindih sekian lama oleh saudaramu. Maafkan saudaramu yang pecicilan itu ya nak… Dan terimakasih sudah menjadi anak yang sabar.

Lalu kamu, si adik yang ternyata menjadi kakak!😀 (ummi ga marah, ummi pingin ngakak kok ini) Dari awal mengada kamu selalu pecicilan ga bisa diam. Tuh kan, jadi kelilit ari-ari deh. Ummi gemes banget karena kamu selalu aktif, selalu merespon kalo ummi ajak ngobrol. Ummi bisa membayangkan kamu itu cowok banget (dan setelah lahir kamu membuktikan hal itu). Kelilit ari-ari?! Kata orang nantinya justru bikin kamu jadi tampan. Pantesan make baju apa saja. Makanya namamu semula sebenarnya adalah Nazir. Seharusnya ditulis sebagai Nadhir, dengan huruf asli dho, yang berarti istimewa. Namun sampai 38 minggu pun ummi ragu. Apa baik memaksakan satu nama hanya agar spellingnya terlihat bagus sementara artinya mungkin bergeser?!

Hingga tibalah drama semalam sebelum operasi sesar yang harus kita jalani. Drama yang betul-betul bikin ummi merasa capek dengan semua ujian yang kita jalani 3 bulan terakhir. Malam itu ummi tidak bisa tidur, padahal kita harus istirahat. Ummi hanya bisa berpasrah kepada Allah, memperbanyak membaca dzikir laa haula wa laa quwwata… hingga menemu frasa itu. Nashir! Kamu adalah penolong! Ummi menggantungkan banyak harap kepadamu. Lindungilah kakak dan adikmu! Kamu adalah laki-laki yang bisa diandalkan!

Maka demikianlah. Nazar dan Nashir. Walau mungkin ke depan akan terasa berat bagi ummi, tapi ummi yakin janji pertolongan Allah pasti akan selalu datang.

Lalu nama tengah kalian, Ali. Dari dulu ummi berharap anak-anak laki-laki ummi akan seperti syaidina Ali yang sholeh, pintar, pemberani, tampan, dan halus budi. Sekaligus nama tengah yang bagus untuk menghubungkan dengan nama abimu yang akan diletakkan di belakang. Kalian tahu kan obsesi ummi untuk membentuk N family?! Susah sekali mencari nama laki-laki yang berarti baik dan berima bagus dengan akhiran nugroho nanti. Karena N di depan akan bertemu N di belakang. Dengan kata pendek berhuruf 3 dan berinisial vokal itu, akhirnya nama Nugroho bisa disematkan.

Maka selamat datang, Nashir Ali Nugroho dan Nazar Ali Nugroho. Bantu ummi untuk menghadapi dunia ini.

18 thoughts on “Cerita si Kembar: Arti Namamu

  1. Halo, Nazar dan Nashir! Nanti kenalan sama junior ya, hehehe. Rumah pasti rame banget ya Nur ada 3 kakak beradik. Yang sayang sama ummi-nya, ya pinter…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s