Tugas Hari Minggu

Tugas hari minggu, kupotong kuku
Satu demi satu, bersih kukuku
Tak lupa sepatu kugosok dulu
Selesai tugasku riang hatiku

(lagu yang selalu kunyanyikan saat memotong kuku nindy)

Lagu anak-anak jaman dulu sarat makna ya… Sederhana dan mudah diingat pula. Ga kaya sekarang: aku bukan boneka..boneka..boneka… (iyalah dek, kamu bukan boneka wong bisa makan-ngomong-jalan :p)

Selamat mengerjakan tugas-tugas hari minggu. Selamat jalan-jalan dan menikmati liburan. Jangan lupa potong kuku! :mrgreen:

Ngluyur: sebuah postingan telat (bag. 2-habis)

7 Juni 2009

Untuk memenuhi keinginan ibu’ yang begitu menggebu-gebu ingin pergi ke BNS [biasa, dipameri rekan sekerja], sore itu kami sekeluarga: ayah, ibu’, aku, dan adikku, berangkat menuju BNS. BNS singkatan dari Batu Night Spectacular [namanya agak lebay ya…] merupakan tempat wisata baru di Malang, eh, maaf, Kota Batu dink… [mereka kan udah pisah ranjang]. Karena embel-embel night, maka aku berkesimpulan kalau wahana ini pastinya hanya seru di malam hari.

gambar dari flickr
Baca lebih lanjut

Ngluyur (part 2)

Masih meneruskan petualangan 2 hari lalu…

Day 3:

Proses berhemat, masih berlanjut. Hari ini kujadwalkan untuk pergi ke Kota Tua (sering terbalik dengan Kota Lama… eh, itu kan di Malang, dudul!). Kali ini ga masak nasi, tapi beli jajanan pasar macam klepon, lopis, dan gethuk, total: Rp4000,-. Dan tetep, masih ada cemilan yang kubeli di hari Kamis lalu.

Berangkat jam 10, rute busway: Rawasari Selatan-Harmoni-Kota.

1st destination: Museum Bank Mandiri— HTM: Rp2000,-

Keren banget! Keren banget! Hawa jadulnya BERASSSAAA! Museumnya dibiarin seperti aslinya, tapi terawat dengan baik. Penjelasan hanya lewat tulisan di beberapa tempat. Juga foto-foto jadul. Bank Mandiri seperti kita tahu merupakan leburan dari beberapa bank besar, namun museum ini sendiri merupakan bekas gedung NHM (Nederlandsche Handels Maatschapiij –kayanya tulisanku salah-) yang didirikan tahun 30-an (penjelasan selengkapnya silakan dicari sendiri di internet) meski ada juga beberapa barang milik NIB dan bank-bank lain yang aku lupa namanya 😛

Point yang menarik:

Ngluyur (part 1)

Attention: Tulisan berikut tidak akan memberikan manfaat bagi Anda. Saya hanya sedang ingin mengabadikan kisah lontang-lantung saya. Bagi yang tidak berkepentingan, silahkan lewati bagian ini.

Liburan 4 hari lalu, kuputuskan untuk tidak pulang kampung. Iya, padahal hampir semua temanku pada pulang kampung. Tapi bukan karena Ncep ga pulang kampung, makanya aku ga pulang kampung… bukan itu! Alasannya sesederhana:
(1) Aku takut tiket Gajayana bakal naik jadi 400 ribu, yang berarti aku harus membayar 800 ribu untuk PP, belum termasuk biaya hidup di kampung;
(2) Sayang aja meninggalkan kuliah kedua tahsin karena aku masih anak-baru-banget. Jadi aku beneran golput?! Hehehe, iya. Tapi kata ayah sih, emang aku ga dikasih undangan. Tapi (lagi) aku sudah minta agar kartu pemilihku dikirimkan ke sini, jadi insyaallah aku akan ikut untuk Pemilu Presiden nanti.
Baca lebih lanjut