Merenung Sejenak

Judul : Dunia Sophie

Pengarang : Joshtein Gardner

Penerbit : Mizan, 2006

Belajar filsafat? Haduh, pusyiing!! Haré géné belajar filsafat? Ga jaman deh, bo’!

Dunia Sophie (sophia dalam bahasa latin berarti kebijaksanaan) adalah buku yang sekitar 3 tahun lalu diceletukkan oleh Mbak Vio. Disebut-sebut sebagai buku wajib anak psikologi, seingatku komentarnya waktu itu adalah ”berat banget dan bikin pusing”. Woo, ditantang kaya gitu, aku malah jadi penasaran.

Ternyata… emang bikin pusing. Buktinya aku tidak bisa menghabiskannya dalam seminggu. Secara garis besar, buku ini berisi tentang sejarah filsafat yang dikemas dalam cerita misteri layaknya novel. Memang, untuk materi sejarah filsafatnya (yang membahas pemikiran para filsuf dari jaman Empedocles sampai Sartrè) tidak bisa dimengerti hanya dengan sekali baca. Namun alur ceritanya sendiri benar-benar unik. Bisakah kau bayangkan bila seorang tokoh cerita menyadari bahwa realitas mereka ternyata hanya ”sekedar” tokoh cerita dalam khayalan sang penulis?! (Ini membuatku teringat akan khayalanku bahwa setelah Kenshin selesai tayang dia akan menghapus make-upnya dan berkeliaran di Shibuya, atau sebaliknya: benar-benar menjalani kehidupan nyata pasca era Tokugawa. Atau alur cerita film ”The Others” yang dibintangi Nicole Kidman yang benar-benar bikin aku teriak “wah!” di tengah malam)

Oleh karena itu, akhirnya aku menyimpulkan, buku ini ga perlu terlalu ”ditakuti” kok. Apalagi menurutku penyajian sejarah filsafatnya lebih efektif daripada sebuah komik filsafat yang pernah kubaca (maaf, lupa judulnya). Belajar filsafat juga mengajak kita untuk berpikir kembali: siapa kita? apa tujuan hidup kita? Aku juga jadi tahu bahwa ternyata dari jaman baheula, orang-orang sudah memikirkan hakikat hidupnya (termasuk mencari Tuhan-nya). Dan semua itu membuatku merasa tersindir. Memang kita perlu sesekali merenungkan hidup. ^_^

Iklan

One thought on “Merenung Sejenak

  1. Kayaknya bahasannya berat, nih. Btw, soal The Others, aku juga suka.

    => Kalo bahasa, justru ga berat, Ren… yang berat itu materinya, dan bukunya! (tebal, bo!)
    Iya, tuh film keren banget!! Jadi pengin nonton lagi ^-^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s