Oktober 30, 2009 oleh fauziah85
Ups! Sebelum diprotes warga Bandung, dikira tidak mendukung pariwisata mereka, maka baiknya saya luruskan dulu. Yang saya maksud sia-sia di sini adalah sia-sianya saya karena udah jauh-jauh pergi ke Bandung (perjalanan kereta 3 jam cukup jauh kan?!), ke kota yang terkenal dengan distro dan wisata kulinernya, tapi saya ga sempet jalan-jalan. T-T
Sejak beberapa bulan lalu saya memang sudah mupeng banget pergi ke Bandung. Ini gara-gara salah satu artikel di majalah PT KAI yang menyebutkan bahwa perjalanan kereta ke sana adalah rute kereta api terbaik, karena di sepanjang perjalanan penumpang akan disuguhi pemandangan alam yang luar biasa. Pucuk dicinta, tiba-tiba saya mendapat surat tugas untuk Dinas Luar (DL) ke Bandung selama 4 hari. Yay!
Lanjut Baca »
Ditulis dalam C'est Moi, cerita | Bertanda bandung, dinas luar, jalan-jalan | 4 Komentar »
Oktober 30, 2009 oleh fauziah85
Kadang saya merasa, saya ini seperti ular.
Hm, bukan badan saya kurus panjang atau saya ganti kulit tiap bulan. Tapi seperti lidah ular yang bercabang, saya merasa punya dua muka. Singkat kata, sangat munafik. Dan sangat membahayakan!
Waktu SMP saya pernah membaca suatu cerpen Rusia terjemahan. Tentang seorang perempuan: baik, lemah lembut, tipe wanita yang harus dilindungi, yang seolah tidak akan menyakiti siapapun. Tapi ternyata justru dengan kelemahannya yang harus selalu dilindungi itu, dia menghancurkan kehidupan semua orang di sekelilingnya, orang-orang yang mencintainya. Semisal anak perempuannya yang tidak pernah menikah hanya karena terlalu takut, bagaimana bila nanti mamanya jadi kurang perhatian dsb dsb…
Saya tidak tepat seperti itu persis sih… Cuma kadang saya merasa betapa sikap saya ini seperti lidah si ular tadi. Ketika saya bercerita pada teman-teman, bahwa saya sudah dibeginiin atau digituin sama seseorang, bahwa saya (seolah-olah) sangat menderita, bahwa saya sudah didzolimi… lalu teman-teman jadi benci sama orang yang sudah mendzolimi saya itu. Cih! Bukankah saya sudah jadi seperti ular?!
Lanjut Baca »
Ditulis dalam C'est Moi, cerita | Bertanda bermuka dua, munafik, ndobos, ngelantur | Leave a Comment »
Oktober 30, 2009 oleh fauziah85
Kadang aku ingin iseng bertanya pada teman laki-laki:
menurut kalian, apa sih yang paling menarik dari perempuan?!
Semalam sebelum tidur, aku memutar play list di hp. Dua lagu berurutan. Dua-duanya merupakan musik instrumental dari anime Rurouni Kenshin (Samurai X). Dan dua-duanya gubahan dari Taku Iwasaki.
Yang pertama judulnya, Her Most Beautiful Eyes.
Dilihat dari judulnya, dan diperhatikan dari musiknya, aku bisa mengira-ngira bahwa lagu ini diciptakan untuk istri pertama Kenshin, Yukishiro Tomoe. Tomoe, seorang wanita misterius, pendiam, penuh dendam, yang menikah dengan Kenshin atas dasar dendam itu, yang menginginkan kematian Kenshin untuk membalas kematian calon suaminya yang “tak sengaja” terbunuh oleh Kenshin, walau akhirnya dia benar-benar mencintai Kenshin sehingga rela mati untuknya. Musiknya begitu muram, penuh kesedihan. Aku jadi ga bisa tidur gara-gara terkenang akan penderitaan Tomoe. Sebenarnya dia wanita yang cantik. Tapi sepanjang yang bisa kuingat, dia tak pernah tersenyum! Kecuali pada saat kematiannya.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam C'est Moi, cerita | Bertanda ndobos, ngelantur, selera, sifat manusia | 2 Komentar »
Oktober 30, 2009 oleh fauziah85
Suatu hari selepas sholat ashar, tiba-tiba senior saya ngomong:
“Suami saya, nur, kalo kami lagi tengkar tuh, suka bilang gini…’Bu, sholat dulu yuk!’ trus saya bilang ‘Emoh! Ga mau sholat!’. Trus dia bilang lagi, ‘Eh, ibu, dalam keadaan apapun, sholat itu ga boleh ditunda..’ Yaaa, akhirnya kita sholat bareng deh. Trus, udahan deh marahannya…” [dengan muka malu-malu]
Aku bengong beberapa detik, lalu cuma bisa berkata, “Sooo sweeettt….!!!”
Lanjut Baca »
Ditulis dalam C'est Moi, cerita | Bertanda memilih jodoh, nasehat, pernikahan | Leave a Comment »
Oktober 30, 2009 oleh fauziah85
Seumur hidup, saya belum pernah puasa syawal.
Tapi tentu saja bukan karena “belum pernah” itu yang membuat saya ingin berpuasa syawal.
Terus terang, ramadhan kemarin adalah ramadhan terburuk bagi saya. Melakukan beberapa dosa di siang hari (yang tidak bisa saya ceritakan di sini), marah-marah selama puasa, tarawih yang karena berbagai alasan jarang dilakukan di masjid, dan berbagai hal buruk lain mewarnai ramadhan tahun ini. Karena konon pahala sholat sunah bisa dijadikan “tambalan” buat sholat wajib yang bolong-bolong, maka saya pun berpikir barangkali puasa sunah di bulan syawal nanti akan mampu menambal pahala puasa ramadhan saya yang bolong-bolong. Dan begitulah, saya jadi ngebet banget pengin puasa syawal. Sebegitu kepenginnya, sama seperti kepenginnya saya back packing ke Yogya. :p
Hm, apa sih susahnya puasa 6 hari saja? Kalau kita bisa puasa sebulan penuh, masak puasa 6 hari saja ga bisa?
Lanjut Baca »
Ditulis dalam C'est Moi, cerita | Bertanda kegagalan, puasa syawal | 1 Komentar »